• Berita Terbaru Sulawesi Utara, Totabuan, Indonesia – KronikTotabuan.com
Kamis, Februari 12, 2026
  • Login
No Result
View All Result
NEWSLETTER
kroniktotabuan.com
  • Berita Nasional
  • Berita Daerah
    • Berita Sulawesi Utara
      • Berita Bolmong
      • Berita Bolmut
      • Berita Boltim
      • Berita Bolsel
      • Berita Kotamobagu
    • Berita Musi Banyuasin
  • Berita Ekonomi
  • Berita Politik
  • Berita Hukum
  • Berita Olahraga
  • Berita Hiburan
    • Artis
    • Film
  • Advertorial
  • Berita Nasional
  • Berita Daerah
    • Berita Sulawesi Utara
      • Berita Bolmong
      • Berita Bolmut
      • Berita Boltim
      • Berita Bolsel
      • Berita Kotamobagu
    • Berita Musi Banyuasin
  • Berita Ekonomi
  • Berita Politik
  • Berita Hukum
  • Berita Olahraga
  • Berita Hiburan
    • Artis
    • Film
  • Advertorial
No Result
View All Result
kroniktotabuan.com
No Result
View All Result
Home Berita Daerah

Kisah Inspiratif, Yayen Potabuga: Usaha Jastip Tetap Lancar di Tengah Pandemi karena Terapkan Prokes

by Rensa
Agustus 30, 2021
in Berita Daerah, Berita Ekonomi, Berita Kotamobagu
A A
0
Kisah Inspiratif, Yayen Potabuga: Usaha Jastip Tetap Lancar di Tengah Pandemi karena Terapkan Prokes
500
VIEWS
Bagikan di FacebookBagikan di TwitterBagikan di Whatsapp

KRONIK TOTABUAN– Usaha jasa titip (Jastip) yang digeluti Yayen Potabuga, warga Motoboi Besar, Kecamatan Kotamobagu Timur, tetap eksis meski di tengah pandemi Covid-19.

Jastip adalah usaha informal menawarkan jasa kepada orang-orang yang membutuhkan suatu barang kebutuhan, tetapi tidak bisa pergi ke tempat yang diinginkan karena berbagai alasan, termasuk takut terpapar virus.

RelatedPosts

281 Warga Terdampak Erupsi Gunung Ruang Tiba di Bolsel untuk Relokasi Permanen

Bupati Bolsel Hadiri RUPS Tahunan dan RUPSLB PT BSG di Manado

Bupati Bolsel Tutup Asesmen Kepsek SD dan SMP, Tekankan Inovasi dan Sinergi

Usaha ini mulai dijalankan Yayen sejak Maret 2020 lalu, pada saat itu Covid-19 mulai melanda Indonesia.

Setahun lebih Yayen menggeluti usaha ini. Ia harus bolak balik Kotamobagu- Manado mengambil barang titipan pelanggannya.

Jarak antara Kotamobagu dan Manado sekitar 200 kilometer.

“Sepekan bisa dua kali ke Manado ambil barang titipan,” kata ibu satu anak ini, Senin (30/8/2021).

Yayen mengaku, banyak sekali warga Kotamobagu yang menggunakan jasanya.

“Setiap saya ke Manado, pulang mobil full dengan barang titipan. Semua jenis barang ada. Jastip per barang, harga dan keuntungan yang diperoleh tergantung ukuran barang,” katanya.

Baca Juga: Disdukcapil Kotamobagu Hanya Layani Warga yang Taat Prokes, Upaya Cegah Penularan Covid-19

Barang yang paling banyak dititip warga Kotamobagu adalah perabot rumah tangga, kue, TV, kulkas, lemari, alat gym dan sofa.

“Termasuk juga pakaian hingga makanan,” ucapnya.

Kekhawatiran terpapar virus Corona kerap juga ia rasakan. Apalagi di awal-awal pandemi terjadi. Dia bahkan harus selalu minum vitamin untuk menjaga imun tubuh.

Ia juga tak memungkiri jika usahanya ini berawal karena ada pandemi Covid-19.

Baca Juga  Dengar Penjelasan Sepihak Soal Kasus PT Conch, Komisi III DPR Ditantang Gelar Hearing  

Ia mampu membaca peluang pada waktu itu, dimana di tengah keterbatasan orang banyak untuk pergi ke luar daerah berbelanja, ia melihat potensi usaha di situ.

Yayen mengaku sejak awal menjalankan usaha Jastip, ia ketat menerapkan protokol kesehatan (Prokes). Saat mengambil barang titipan di sejumlah tempat di Manado, aturan Prokes ia jalankan.

Hal itu pula membuat pelanggannya terus memanfaatkan jasanya untuk belanja berbagai macam kebutuhan di Manado.

“Masker, handsanitizer, disinfektan sampai sabun saya siapkan memang. Barang sebelum muat di mobil dan ketika diturunkan saya semprot dulu. Jadi yang gunakan jasa kita juga merasa aman,” ujarnya.

Ia menambahkan, sudah beberapa kali melakukan Rapid Test Antigen sebagai upaya dirinya melindungi orang terdekat dan pelanggan yang menggunakan jasa titip padanya.

“Kalau sekarang setiap ke Manado ambil barang, sampai antar barang ke pelanggan, saya pakai masker dua lapis. Anjuran pemerintah begitu supaya tidak terpapar virus varian baru,” pungkasnya. (Rensa Bambuena)

 

Tags: JastipPandemiProkesusahaYayen Potabuga
Rensa

Rensa

Next Post
Kepala Desa Ambang II Diduga Masuk Penerima BST, Warga Protes

Kepala Desa Ambang II Diduga Masuk Penerima BST, Warga Protes

  • 33 Pejabat Sulut yang Job Fit Hanya 22 Ikut Asesmen di BKN, Berikut Daftarnya!

    33 Pejabat Sulut yang Job Fit Hanya 22 Ikut Asesmen di BKN, Berikut Daftarnya!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tinggal Tunggu Pergub, Dikda Sulut Jamin TPG 13 dan THR TPG 2025 Segera Dibayarkan ke Guru

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Diduga Ada Penyimpangan Dana BOS, Para Guru Laporkan Kepala SMA Negeri 2 Kotamobagu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bongkar Korupsi di Bawaslu Kotamobagu, Penyidik Temukan Rp300 Juta untuk Beli 100 Buku

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sidang Kasus Hibah GMIM Berakhir, Ini Putusan Lengkap untuk Lima Terdakwa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Logo Utama
Logo Dewan Pers
Dewan Pers
No: 1014/DP-Verifikasi/K/V/2022 Verified
Logo AMSI
Anggota AMSI
No Result
View All Result
  • Harga Emas Hari Ininew
  • Live StreamingTV
  • Klasemen Sepak Bolanew
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Visi dan Misi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • RSS KRONIKTOTABUAN
  • Karir
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Survei Pembaca

© 2025 PT. Media Moroton Morigon

No Result
View All Result
  • Berita Nasional
  • Berita Daerah
    • Berita Sulawesi Utara
      • Berita Bolmong
      • Berita Bolmut
      • Berita Boltim
      • Berita Bolsel
      • Berita Kotamobagu
    • Berita Musi Banyuasin
  • Berita Ekonomi
  • Berita Politik
  • Berita Hukum
  • Berita Olahraga
  • Berita Hiburan
    • Artis
    • Film
  • Advertorial

© 2025 PT. Media Moroton Morigon

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In