Menu

Mode Gelap
Olimpiade Tokyo 2020: Kandas di Tangan Chen Long, Anthony Sinisuka Ginting Gagal ke Final Pesawat Sriwijaya Air Rute Jakarta-Pontianak Hilang Kontak

Berita Daerah · 17 Okt 2016 17:09 WITA ·

Flu Burung Terus Menyebar, Belum Termasuk KLB


Flu Burung Terus Menyebar, Belum Termasuk KLB Perbesar

flu-burung-3

KOTAMOBAGU– Dinas Pertanian Peternakan Perikanan Perkebunan Kehutanan dan Ketahanan Pangan (DP4K & KP) Kotamobagu mengungkap unggas  yang mati mendadak karena flu burung (H5N1) terus terus bertambah. Bahkan langkah responsif telah dilakukan termasuk oleh Dinas Pertanian dan Peternakan (Dispertanak) Sulawesi Utara (Sulut) guna mencegah virus menyebar ke daerah lain.

16 Oktober lalu kata Hardi, tim Dispertnak Sulut turun dan melakukan pemusnahan unggas di Mongkonai, Mogolaing dan Kopandakan I. “Kebetulan pas mereka turun, terjadi lagi kasus unggas mati mendadak di tiga kelurahan itu,” kata Kepala DP4K & KP Kotamobagu, Hardi Mokodompit.

Penyebaran virus flu burungi makin mengkhawatirkan. Uji laboratorium oleh Balai Besar Veteriner Maros atas sampel unggas di Kopandakan I, Kecamatan Kotamobagu Lolayan, belum ada.  Tetapi flu burung yang menyebar di Kotamobagu saat ini sudah berbahaya. Apalagi berdasarkan rapid test  flu burung yang menyerang unggas di daerah ini adalah tipe A atau sudah rawan menjangkiti manusia.

Namun begitu, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kotamobagu menyebut kasus flu burung saat ini belum termasuk kejadian luar biasa (KLB) karena belum ada manusia yang terjangkit.

“Di salah satu lokasi penemuan unggas yang positif flu burung ada warga yang kami periksa. Warga tersebut takut sudah kena flu burunh karena sakit flu tidak sembuh- sembuh. Hasilnya hanya flu biasa. Tapi kami salut dengan warga yang punya inisiatif meminta diperiksakan kesehatannya seperti itu,” kata Sekretaris Dinkes,  Ahmad Yani Umar.

Menurut Yani, Dinkes sudah membentuk tim khusus untuk menangani warga yang terjangkit flu burung. Tim khusus gabungan dari Dinkes, DP4K & KP, serta Badan Lingkungan Hidup (BLH).

“Sterilisasi titik yang sudah ditemukan kasus akan dimaksimalkan. Kami selalu mengimbau pentingnya biosecurity di lingkungan kandang. Biosecurity untuk mencegah penularan flu burung kepada manusia,” tutupnya. (zha)

Facebook Comments Box
Baca Juga  Tatong Bara Pemangku Adat Tertinggi di Kotamobagu
Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

HK Anggota DPRD Kotamobagu Diperiksa Kasus Dugaan Penipuan Rp300 Juta, Korban Dijanjikan Proyek

12 Mei 2026 - 12:10 WITA

Pemkab Muba Dorong Percepatan Penyelesaian AGHT Tol Trans Sumatera

6 Mei 2026 - 16:08 WITA

Kejari Kotamobagu, Apa Kabar Penanganan Dugaan Korupsi Dana Hibah di Bawaslu?

5 Mei 2026 - 14:00 WITA

Bupati Bolsel Hadiri Pelantikan Tahlis Gallang Sebagai Sekprov Sulut

4 Mei 2026 - 19:20 WITA

Bhayangkara Fun Run 2026 Jadi Magnet Olahraga, Sekayu Dipadati Pelari dari Berbagai Daerah

4 Mei 2026 - 13:30 WITA

Pemkot Kotamobagu Dukung Pengembangan Kopi Street Katege Moon

30 April 2026 - 14:15 WITA

Trending di Berita Daerah