BOLSEL– Pilkada serentak 9 Desember semakin dekat. Kampanye semakin intensif dilakukan tim dan pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Olly Dondokambey- Steven Kandouw (ODSK).
Seperti di Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel), tim kampanye OSDK sekaligus tim kampanye calon Bupati dan Wakil Bolsel Mongondow Selatan (Bolsel) Iskandar Kamaru- Deddy Abdul Hamid (Berkah), terus bekerja meyakinkan masyarakat.
Dalam setiap kesempatan kampanye, Iskandar- Deddy selalu mengingatkan pendukung mereka agar memilih pemimpin di Sulut dan Bolsel harus linier (ODSK dan Berkah) agar program provinsi dan kabupaten tidak tumpang tindih, serta saling menguatkan.
Dengan kerja-kerja yang dilakukan secara terukur dan terarah, Bolsel diyakini masih menjadi lumbung suara ODSK untuk Pilgub Sulut 9 Desember mendatang.
“Konsep sosialisasi dan kampanye kita selalu satu paket, ODSK di Pilgub dan Berkah di Bolsel. Kami yakinkan ke masyarakat bahwa pola kepemimpinan paling baik adalah linier atau sejalan antara pusat, provinsi dan daerah,” ujar Ketua Tim Pemenangan Berkah, Zulkarnain Kamaru.
Keyakinan Bolsel menjadi lumbung suara ODSK juga sangat beralasan. Jika menilik hasil pemilu legislatif 2019 lalu, PDI Perjuangan sebagai partai pengusung utama ODSK dan Berkah, berhasil meraih 11 dari 20 kursi DPRD Bolsel.
Ditambah lagi dengan suara partai koalisi yakni Perindo dan Gerindra yang sama-sama punya 1 kursi di DPRD Bolsel, maka bukan mustahil ODSK akan meraih banyak suara di Bolsel.
Bahkan Anggota DPR RI dari PDI Perjuangan asal Bolsel, Herson Mayulu memasang target 80 persen suara ODSK di wilayah itu.
“Kalau 2015 lalu ODSK hanya 40 persen, 2020 haru menang 80 persen,” pungkasnya. (nza)




