Headline News

BNPB Ungkap Empat Daerah di BMR Rawan Banjir

BNPB Ungkap Empat Daerah di BMR Rawan Banjir
Bencana banjir di Kabupaten Bolmut tahun 2020 lalu. (dok)
Kroniktotabuan.com

KOTAMOBAGU– Warga di empat daerah di Bolaang Mongondow Raya (BMR) harus selalu waspada dengan ancaman bencana karena cuaca ekstrem diprediksi BMKG masih akan terjadi di wilayah Sulawesi Utara, Sabtu (23/1/2021).

Empat daerah itu adalah Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong), Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel), Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) dan Bolaang Mongondow Timur (Boltim).

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengungkap, beberapa wilayah di Provinsi Sulawesi Utara berpotensi banjir dengan kategori menengah.

Wilayah kabupaten dan kota yang disebutkan BNPB termasuk empat daerah di BMR tersebut.

Baca Juga: Manado Banjir Lagi, Warga Ramai-Ramai Minta Bantuan

“BNPB telah menyampaikan daftar kabupaten dan kota yang berpotensi banjir di bulan Januari 2021, salah satunya Kota Manado. Beberapa wilayah di Provinsi Sulawesi Utara berpotensi banjir dengan kategori menengah. Wilayah administrasi kabupaten dan kota yang  teridentifikasi berpotensi banjir di provinsi ini, antara lain Bolaang Mongondow, Bolaang Mongondow Selatan, Bolaang Mongondow Timur, Bolaang Mongondow Utara, Kepulauan Sangihe, Kepulauan Talaud, Kota Bitung, Kota Manado dan Minahasa,” beber Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Raditya Jati, dikutip kroniktotabuan.com dari bnpbgo.id Sabtu (23/1/2021).

Lanjut Raditya, masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan siap siaga terhadap bahaya hidrometeorologi, seperti banjir, banjir bandang dan tanah longsor.

Baca Juga: Berkunjung Ke Warkop Jarod, BRANI Berikan TV Untuk Fasilitas Nobar

“Hal tersebut mengingat puncak musim hujan masih berlangsung hingga Februari 2021,” tandasnya.

Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bolaang Mongondow (Bolmong) mengingatkan warga untuk waspadai potensi terjadinya bencana alam.

Lantarannya, saat ini cuaca esktrem masih melanda seluruh wilayah Sulawesi Utara (Sulut) termasuk Bolmong.

Baca Juga: Relaksasi Pembayaran PBB Hingga April 2021

Hujan disertai angin, ombak besar dan potensi terjadinya tanah longsor adalah ancaman yang bisa terjadi di Bolmong.

“Kami imbau agar masyarakat yang bermukim di daerah bantaran sungai, rawan banjir dan tanah longsor, agar lebih meningkatkan kewaspadaan dan tanggap potensi bencana hidrometeorologi,” kata Kepala BPBD Bolmong Sahril Mokoagow.

Baca Juga: Pemkab Bolmong Mulai Susun RKPD Tahun 2022

Sahril mengungkapkan, periode Januari sampai Februari mendatang, Badan Meteorologi Klimatologi Goefisika (BMKG) Sulut memperkirakan curah hujan untuk wilayah Sulut, secara umum masih dikategorikan kategori menengah hingga tinggi (50mm-200mm/dasarian atau perminggu).

“Selain itu, menurut data pantauan BMKG Sulut, selain lanina, ada juga beberapa fenomena cuaca yang terjadi yakni, gelombang tropis aktif yang mengakibatkan pertumbuhan awan hujan signifikan, kelembapan udara yang relatif tinggi, dan suhu muka laut yang hangat, sehingga mendukung suplai masa udara basah,” jelasnya. (zha)

To Top