Menu

Mode Gelap

Berita Kotamobagu

Direktur RSUD Kotamobagu: Covid-19 Bukan Aib, Jujurlah!  


10 Apr 2020 15:26 WITA


 Direktur RSUD Kotamobagu: Covid-19 Bukan Aib, Jujurlah!    Perbesar

KOTAMOBAGU– Salah satu pasien rujukan RSUD Kotamobagu meninggal dunia di RSUP Kandouw Manado. Pasien meninggal diduga ada gejala Covid-19. Sehingga penanganan termasuk pemakaman menggunakan protokol Covid-19

Direktur RSUD Kotamobagu, Diana Sandra Pontoh, kaget menerima informasi meninggalnya pasien yang sempat dirawat 5 jam di tempatnya. Apalagi penyebab meninggalnya pasien karena diduga Covid-19.

“Hasil swab sementara ditunggu. Pasien itu punya penyakit diabetes dan gagal ginjal saat kami rujuk ke Manado. Namun kami menyayangkan, baik pasien maupun keluarga tidak jujur kalau ada riwayat perjalanan dari daerah transmisi lokal,” ungkap Pontoh via telepon genggam, Jumat (10/4/2020).

Baca Juga: Warga Bolmong Diduga PDP Covid-19 Idap Penyakit Kronis, Petugas Medis di RSUD Kotamobagu Akan Jalani Rapid Test dan Isolasi  

Belajar dari kasus pasien asal Mopuya, Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) ini, Pontoh meminta masyarakat selalu jujur menjelaskan secara benar riwayat penyakit maupun perjalanan ketika mendatangi RSUD, Puskesmas, atau dokter.

“Agar tidak terjadi seperti ini lagi. Covid-19 bukanlah aib. Penanganannya secara khusus, sehingga butuh kejujuran agar tidak merugikan banyak pihak,” katanya.

Dia menyarankan agar masyarakat di tengah kondisi seperti ini, supaya selalu waspada, tidak panik, menerapkan social dan physical distancing.

“Serta pola hidup bersih dan sehat,” katanya.

Diketahui seorang pasien dalam pengawasan (PDP) asal Bolmong yang meninggal dunia di RSUP Kandou Manado, Jumat (10/4/2020), merupakan pasien rujukan dari RSUD Kotamobagu.

Pasien ini masuk 8 April lalu di RSUD Kotamobagu dan merupakan rujukan dari Klinik Medika Jaya Mopuya. Diagnosanya adalah diabetes dan suspect CKD atau gagal ginjal.

Hanya 5 jam dirawat di IGD RSUD Kotamobagu, pasien dirujuk ke RSUP Kandou Manado. Hari ini dikabarkan pasien meninggal dengan gejala Covid-19. Hasil swab sedang ditunggu untuk memastikan pasien positif atau negative. Namun penanganan termasuk pemakaman sudah menggunakan protokol Covid-19.

Akibat dari kasus ini, penerapan protokol Covid-19 akan diberlakukan kepada petugas medis yang sempat menangani pasien. Mulai dari menjalani rapid test hingga isolasi. (bto)

Komentari
Artikel ini telah dibaca 43 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Bersama Forkopimda, Pj Walikota Kotamobagu Tinjau Kegiatan Monuntul

7 April 2024 - 09:30 WITA

BRI Kanca Kotamobagu Salurkan Bingkisan Kepada Pekerja Dasar dan Purnatugas BRI

3 April 2024 - 22:34 WITA

Pj Walikota Buka Musrenbang Penyusunan RKPD Kotamobagu Tahun 2025 dan RPJPD 2025-2045

3 April 2024 - 19:08 WITA

Bersama Forkopimda, Pj Walikota Kotamobagu Tinjau Pasar Senggol di Kelurahan Gogagoman

3 April 2024 - 19:00 WITA

Ini Besaran Target PAD Pemkot Kotamobagu Tahun 2024

2 April 2024 - 21:22 WITA

Jaga Stabilitas Harga, Pemkot Kotamobagu Gelar  Operasi Pasar Murah

2 April 2024 - 21:10 WITA

Trending di Berita Daerah