Menu

Mode Gelap
Olimpiade Tokyo 2020: Kandas di Tangan Chen Long, Anthony Sinisuka Ginting Gagal ke Final Pesawat Sriwijaya Air Rute Jakarta-Pontianak Hilang Kontak

Berita Nasional · 28 Mar 2023 15:06 WITA ·

Mandi Junub Setelah Subuh Apakah Puasa Sah? Begini Penjelasan Ustadz Abdul Somad


Mandi Junub Setelah Subuh Apakah Puasa Sah? Begini Penjelasan Ustadz Abdul Somad Perbesar

KRONIK TOTABUAN – Apakah mandi junub setelah subuh tetap membuat puasa seseorang sah atau tidak? Ustadz Abdul Somad memberi penjelasan perihal tersebut.

Pertanyaan tersebut banyak muncul saat Ramadan seperti saat ini. Terutama bagi mereka yang sudah menikah.

Seperti itu dalam sebuah video kajian yang tayang di kanal YouTube Cahaya Islami 26, Ustadz Abdul Somad mendapatkan pertanyaan seperti itu dari jamaah.

“Ustadz, apakah sah puasa kita ketika menunda mandi junub setelah subuh karena malu sama mertua?” demikian pertanyaan yang jamaah.

Ustadz Abdul Somad lalu menjawab pertanyaan jemaah tersebut tentang puasa dan junub.

“Ada hadits yang diriwayatkan oleh Aisyah, ada seorang lelaki yang menjumpai Rasulullah SAW.”

“Lelaki itu berkata, ‘Aku ketika bangun dalam keadaan junub, belum mandi wajib, dan saya mau puasa. Apa jawab Rasulullah SAW? “Aku kata Nabi SAW pernah juga bangun pagi dalam keadaan junub, lalu aku mandi wajib, lalu aku berpuasa,” jelas Ustadz Abdul Somad.

Namun, kata Ustadz Abdul Somad, lelaki yang bertanya kepada Rasulullah seperti kurang puas dengan jawaban itu.

“Lalu dia katakan “Ya Rasulullah, engkau tak sama seperti kami, engkaukan Nabi, puasa mu yang lalu, yang akan datang, pasti diberi ampunan oleh Allah,” ujar Ustadz Abdul Somad.

“Apa jawab Nabi SAW, Nabi SAW marah ‘Aku orang paling takut kepada Allah’” ujar Ustadz Abdul Somad menjelaskan.

Adapun makna ucapan Nabi ini, kata Ustadz Abdul Somad, untuk menegaskan bahwa lakukanlah puasa kepada lelaki tersebut.

“Yah kamu mandi aja dan puasa,” jelas Ustadz Abdul Somad.

Tetapi, menurut Ustadz Abdul Somad, baiknya junub sebelum adzan subuh.

“Jadi sebelum adzan subuh bila berhubungan dengan istri atau suami, dalam keadaan junub, kemudian adzan subuh. Nah, itu puasanya lanjutkan,” jelas Ustadz Abdul Somad.

Baca Juga  Ribuan Orang Sesaki Kampanye Dialogis MESRA di Poyowa Kecil, Ini Daftar Aspirasi yang Meiddy- Syarif Dapat

“Yang tidak boleh itu setalah adzan subuh baru berhubungan. Seperti ini tidak boleh,” jelas Ustadz Abdul Somad.

Jadi, menurut Ustadz Abdul Somad, orang yang junub setalah subuh itu puasanya sah.

“Sepakat seluruh ulama di berbagai negeri, bahwa orang yang junub ketika subuh itu, puasanya sah,” kata Ustadz Abdul Somad.

“Apakah junubnya itu akibat mimpi basah, atau hubungan suami istri, lanjutkan puasa,” kata Ustadz Abdul Somad.

Itulah penjelasan Ustadz Abdul Somad mengenai puasa seorang yang menunda mandi junub setelah subuh karena malu sama mertua. Semoga bermanfaat.***

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Kejari Kotamobagu, Apa Kabar Penanganan Dugaan Korupsi Dana Hibah di Bawaslu?

5 Mei 2026 - 14:00 WITA

Dugaan Korupsi Dana Hibah di Bawaslu Kotamobagu, Kejari Tunggu Perhitungan Kerugian Negara

16 April 2026 - 14:46 WITA

Baru 9 Bulan Saptono Sudah Diganti dari Kajari Kotamobagu, Penanganan Dugaan Korupsi di Bawaslu Belum Tuntas

14 April 2026 - 14:58 WITA

Pertamina Patra Niaga Sulawesi Imbau Masyarakat Gunakan LPG Secara Bijak dan Efisien

6 April 2026 - 15:15 WITA

Kemnaker Buka Lagi Pembinaan K3 Gratis untuk 2.100 Peserta, Lihat Jadwal dan Syarat di Sini!

6 April 2026 - 10:57 WITA

Tidak Ada Kenaikan Harga BBM, Pertamina Jamin Pasokan di Sulawesi Aman

2 April 2026 - 11:29 WITA

Trending di Berita Daerah