Berita Bolmong

Tahlis Buka Bimtek Pergeseran dan Penatausahaan melalui SIPD

Tahlis Buka Bimtek Pergeseran dan Penatausahaan melalui SIPD

BOLMONG — Sekretaris Daerah (Sekda) Bolaang Mongondow (Bolmong) Tahlis Gallang, membuka kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek), Pergeseran dan Penatausahaan anggaran Pemkab Bolmong tahun anggaran 2021, melalui Sistem Informasi Pemerintah Daerah (SIPD), Senin (12/4/2021).

Kegiatan akan dilangsungkan selama tiga hari di Mercure Hotel Manado, diikuti oleh 126 peserta yang terdiri dari Sekretaris Dinas/Badan, Kasubag Program dan bendahara masing-masing Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) lingkup Pemkab Bolmong, serta para narasumber dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Sekda Tahlis dalam sambutanya mengatakan, Bimtek kali ini membahas 2 hal, yakni pergeseran dan penatausahaan.

Sebagaimana diketahui tahun 2021 Pemkab Bolmong telah melakukan pergeseran terkait refocusing anggaran sesuai dengan ketentuan dan instruksi pemerintah pusat. Selain itu, terkait transaksi atau penatausahaan keuangan daerah selama triwulan I.

Baca Juga: Tingkatkan Mutu Guru, Disdik Bolmong Gelar Workshop Matematika

“Ini merupakan yang kedua kalinya digelar terkait proses awal pengenalan aplikasi SIPD. Kendati dalam keseharian aplikasi ini sudah dioperasikan dalam pemerintahan, namun ada hal-hal yang bersifat prinsip yang perlu untuk dipahami dan diperjelas, karena aplikasi sebaik apapun kalau tidak diperjelas pasti akan menimbulkan permasalahan dalam pengoperasiannya dalam proses penginputan maupun transaksi keuangan yang ada di SKPD masing-masing, mudah-murahan dengan adanya 2 hal yang dibahas pada Bimtek kali ini, akan memberikan pemahaman yang berarti dalam proses pengelolaan keuangan dengan menggunakan aplikasi SIPD,” kata Tahlis.

Lanjutnya, SIPD ini jangka panjang, tidak menutup kemungkinan, kedepan seluruh kementerian akan menggunakan aplikasi ini termasuk pemerintah daerah, sebagaimana amanat dari Bapak Presiden Joko Widodo.


“Kedepan jika segala macam proses pengelolaan keuangan menggunakan aplikasi SIPD, dipastikan dapat memudahkan para pengambil keputusan untuk melihat proses yang terjadi setiap harinya, selain itu mengurangi rutinitas seperti rapat-rapat evaluasi realisasi anggaran, karena lewat aplikasi ini saja bisa langsung diketahui, berapa uang negara yang sudah berproses hingga berapa persen tingkat realisasinya, sehingga proses pengambilan kebijakan atau keputusan akan lebih tepat lagi,” tambah Tahlis menjelaskan.

Dia berharap, peserta yang ada dapat mengambil baigian keikutsertaan dengan baik sehingga apa yang diharapkan oleh pemerintah daerah dapat tercapai sesuai dengan harapan.

“Ini kesempatan yang sangat baik. harapannya, ilmu yang sudah disampaikan agar dapat dipahami sebaik mungkin. ini merupakan modal awal yang luar biasa untuk karir kita, maka itu, manfaatkan dengan baik, karena kalian menjadi tumpuan di masing-masing SKPD,” terang Tahlis. (len)

.
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

To Top