Berita Daerah

Tahlis Minta SKPD Lain Berinovasi Contohi DPM-PTSP

Foto Berita Daerah
Sekda Bolmong Tahli Gallang meninjau service point DPM-PTSP di Kecamatan Passi Barat.

KRONIK TOTABUAN – Sekretaris Daerah (Sekda) Bolmong Tahlis Gallang meninjau program Service Point pelayanan perizinan oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) di Kantor Kecamatan Passi Barat, Rabu (25/8/2021).

Tahlis pun meminta SKPD lain berinovasi dan contohi DPM-PTSP Bolmong yang membuat inovasi mendekatkan pelayanan kepada masyarakat dalam pengurusan perizinan.

Jarak yang terlalu jauh antara Ibukota Kabupaten dan Kecamatan/Desa, menyebabkan sebagian warga Bolmong harus merogoh kocek yang lumayan besar untuk biaya transportasinya.

Belum lagi, di situasi pandemi covid-19 saat ini, penerapan terbaru oleh pemerintah yakni bekerja dari rumah (Work From Home) dan bekerja dari kantor (Work From Office) atau sistem kerja 50:50, yang bisa saja menghasilkan pelayanan yang kurang maksimal kepada masyarakat.

Baca Juga: Pemkab Bolmong Terapkan PPKM Level 3

“Service point ini merupakan program untuk mendekatkan pelayanan terutama dalam proses pengurusan perizinan dan non perizinan. Program ini digagas oleh DPM-PTSP dibawah pimpinan Kadis Fifyane Soepredjo,” ucap Sekda Tahlis.


Menurutnya, program tersebut merupakan inovasi yang positif, karena Kabupaten Bolmong mempunyai wilayah sangat luas, dan jarak antara Ibukota Kabupatennya dan Kecamatan/Desa terbilang cukup jauh, sehingga apabila ada masyarakat yang ingin mengurus izin harus keluar biaya akomodasi yang lumayan banyak.

“Terkadang saking banyaknya yang datang ke DPM-PTSP, ada masyarakat belum sempat dilayani, padahal sudah capek-capek dan memakan biaya yang lumayan besar untuk kesitu. Sebenarnya bukan karena pegawainya tidak disiplin, tetapi memang ketentuannya sistem kerja saat pandemi sudah begitu 50:50. Jadi service point ini manfaatnya sangat besar sekali,” terang Tahlis.

Tahlis pun berharap, inovasi yang dihadirkan oleh DPM-PTSP di bawah pimpinan Fyfiane Soepredjo bisa dijadikan percontohan dari SKPD lainnya dalam hal pelayanan publik.

“Mudah-mudahan ini menjadi cikal bakal percontohan dari SKPD lainnya terutama dalam hal pelayanan publik, salahsatunya Disdukcapil, supaya jika ada warga yang ingin mengurus dokumen kependudukan mulai dari KTP, KK, Akte kelahiran dan sebagainya, tak perlu lagi jauh-jauh harus ke Lolak,” ucapnya.(len)

Jangan lupa bagi para pembaca bisa baca berita selanjutnya dan pantau situs KronikTotabuan.com yang akan terus memberikan informasi menarik lainnya.

Berita Populer

To Top