Berita Bolmong

908 Dosis Vaksin Terpakai untuk Petugas Pelayan Publik di Bolmong

908 Dosis Vaksin Terpakai untuk Petugas Pelayan Publik di Bolmong
Vaksinasi kepada petugas pelayan publik di Bolmong

BOLMONG – Vaksinasi Covid-19 untuk pelayan publik di Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) terus dilakukan dan telah memasuki tahap kedua.

Perlu diketahui, sasaran utama yang diberikan suntikan vaksin covid-19 yakni, Pejabat Daerah, tenaga kesehatan, hingga penerima yang dianggap mempunyai kontak erat dengan orang banyak atau petugas pelayan publik di antaranya para ASN lingkup Pemkab Bolmong dan wartawan yang bertugas di Bolmong.

Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P), Dinas Kesehatan (Dinkes) Bolmong Yusuf Detu menyebut, total keseluruhan vaksin yang terpakai khusus pelayan publik sudah mencapai 908 dosis.

Baca Juga: Kebijakan WFH di Pemkab Bolmong Berakhir

“Dari data terakhir, vaksin tahap pertama untuk pelayan publik yakni 734 dosis dan tahap kedua, baru 174 dosis yang terpakai. Tapi ini masih akan terus berkembang karena peserta penerima vaksin kita batasi setiap harinya, agar tidak terjadi kerumunan,” ungkap Detu melalui telepon, Kamis (1/4/2021)

Sementara sampai dengan saat ini pihaknya belum mendapati keluhan Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) dari peserta penerima vaksin.

“Alhamdulillah sampai saat ini kami belum menerima keluhan KIPI, hanya ada laporan lainnya berupa sakit kepala, mengantuk, nyeri pada daerah penyuntikan, masih dalam batas ringan, tak ada keluhan KIPI yang serius,” terang Detu.

Baca Juga: Bantu Warga yang Kecelakaan, Sachrul Ingatkan Masyarakat Soal Keselamatan Berkendara

Ia juga menegaskan vaksin yang diterima oleh Pemkab Bolmong yakni vaksin Sinovac.

“Yang kita terima vaksin Sinovac. Selain itu, baru saja tiga hari yang lalu sudah ada konfrensi pers dari Kemenkes, WHO, Unicef, ITAGI bahwa untuk vaksin AstraZeneca aman dan dilanjutkan untuk pelaksanaan vaksin covid-19. Tapi dari Dinkes Provinsi Sulut sampai saat ini belum menyurat ke kita, jadi kita masih menunggu,” tandasnya. (len)

To Top