Menu

Mode Gelap

Berita Bolmong

Feramitha Jadi Narasumber FGD Peringatan Sumpah Pemuda di Minut


29 Okt 2022 13:33 WITA


 Freamitha Tiffani Mokodompit Perbesar

Freamitha Tiffani Mokodompit

KRONIK TOTABUAN – Ketua DPD KNPI Bolaang Mongondow (Bolmong) Feramitha Tiffani Mokodompit menjadi Narasumber Focus Grup Discussion (FGD) yang dilaksanakan Pemuda GMIM dan KNPI Provinsi Sulawesi Utara di digelar di JG Center Minahasa Utara (Minut), Jumat (28/10/2022).

FGD tersebut mengangkat tema ‘Bersatu Bangun Bangsa: Mempererat Toleransi Dalam Bingkai Kebinekaan’.

Peserta FGD di antaranya GP Ansor, Pemuda Muhammadiyah, Pemuda Hindu, Pemuda Budha, GMKI, GAMKI, KNPI dan Pemuda GMIM, lintas aktivis Sulawesi Utara.

Turut dihadiri Gubernur Sulut diwakili Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Sulut Steven Liow serta para tokoh agama di Sulut.

Feramitha pada kesempatannya menyampaikan pandanganya tentang pemuda, toleransi, keberagaman dan gender di Sulawesi Utara di kaitkan dengan momentum Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-94 tahun dan bagaimana pemuda mengaktualisasikan dalam kehidupan sosial.

Menurutnya, dahulu banyak elemen pemuda dari berbagai suku, ras, agama dan budaya pada tahun 1928 telah bersatu. Dengan itu, lahirlah kesepakatan pada kongres Batavia pada saat itu.

”Saya memaknai toleransi ini sebagai pilar pemersatu bangsa,” kata Mitha.

Ia mengatakan untuk anak muda saat ini sudah bijaksana dalam menggunakan media sosial (medsos). Namun ketika memainkan medsos malah menimbulkan intoleransi, ancaman-ancaman radikalisme.

Ini kata Mitha, berangkat dari kurangnya literasi dari anak-anak muda sekarang.

Saya kira FGD ini salah satu ide yang baik dalam memberikan pemahaman kepada anak-anak muda kita terkait toleransi,” ujarnya.

Untuk itu, ia mengajak kepada seluruh elemen pemuda di Sulut untuk memperbanyak literasi.

Bahkan, saat bicara tentang gender di Indonesia, menurut Mitha sudah final.

Dia mencontohkan Presiden perempuan Indonesia seperti Megawati Soekarnoputri, kepala daerah perempuan di BMR hingga legislatif.

“Saya kira untuk ruang keterwakilan dari gender itu sangat terbuka,” tandas Mita.

Mitha juga menjelaskan tentang bagaimana peran pemuda dalam menanggapi sikap intoleransi, radikalisme, mengamalkan pancasila, Undang-undang dasar 1945 dan Bhineka Tunggal Ika.

Menariknya, pemaparan Mitha mendapat perhatian dan apresiasi semua peserta yang hadir pada FGD tersebut. (Falen)

Komentari
Artikel ini telah dibaca 113 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Tomas, Toga dan Pemerintah Pusat Apresiasi Peralihan Listrik di Muba

17 April 2024 - 23:36 WITA

Halalbihalal di Desa Motabang, Bupati Limi Ajak Warga Jalin Silaturahmi dan Pererat Tali Persaudaraan

17 April 2024 - 20:21 WITA

Pj Walikota Kotamobagu Hadiri Perayaan Hari Raya Ketupat di Kelurahan Upai

17 April 2024 - 20:18 WITA

Ditahan Kejati Gorontalo karena Korupsi, Ini Riwayat Pendidikan, Organisasi dan Pekerjaan Hamim Pou

17 April 2024 - 16:25 WITA

PDIP Punya 9 Kader Potensi Diusung di Pilwako Kotamobagu, Siapa Saja?

17 April 2024 - 15:30 WITA

Anton Wijaya DPO Kasus Curanmor Ditangkap Polsek Babat Toman

17 April 2024 - 14:46 WITA

Trending di Berita Daerah