Menu

Mode Gelap
Olimpiade Tokyo 2020: Kandas di Tangan Chen Long, Anthony Sinisuka Ginting Gagal ke Final Pesawat Sriwijaya Air Rute Jakarta-Pontianak Hilang Kontak

Berita Daerah · 8 Mar 2018 13:30 WITA ·

Investor Tiongkok Lirik Kotamobagu


Pjs Walikota bersama investor asal Tiongkok Perbesar

Pjs Walikota bersama investor asal Tiongkok

Investor asal Tiongkok usai melakukan oertemuan dengan Pjs Walikota

KOTAMOBAGU– Sebagai daerah dengan program kota jasa, Kotamobagu terus membuka ruang bagi investor lokal maupun asing untuk berinvestasi.

Selain untuk menopang produksi olahan, dengan masuknya investor dapat mampu menarik tenaga kerja lokal di daerah tersebut.

Investor asal Guangzhou China mendatangi Pemkot Kotamobagu untuk rencana berinvestasi industri olahan bahan perkebunan berupa nenas dan kelapa.

“Kunjungan investor ini dalam rangka akan berinvestasi di Bolmong Raya khususnya di Kotamobagu. Mereka tertarik dibidang pertanian. Karena wilayah Kotamobagu memiliki areal kecil untuk perkebunan nenas, maka mereka akan bekerjasama dengan Kabupaten Bolmong. Untuk pabrik itu rencananya dipusatkan di Kotamobagu,” ujar Pjs Walikota Muhammad Rudi Mokoginta, Kamis (8/3/2018).

Meski demikian, kata Rudi, pemkot masih akan mengkaji tata ruang rencana pembangunan pabrik tersebut.

“Kita bagi. Pabriknya di kita dan arealnya di Bolmong. Rencana pembangunan pabrik kita melihat dulu tata ruang yang ada kalau potensi itu kita melihat di wilayah Kopandakan dan Mongkonai,” ujarnya.

Rudi menjelaskan untuk tahap awal para investor akan melaksanakan studi kelayakan mulai dari pengecekan kualitas hasil perkebunan nenas.

“Yang utama dari mereka adalah luas areal yang dimiliki karena ini bersifat industri bukan home industri lagi. Saya mendapat informasi dari Kadis Perkebunan Bolmong, mereka memiliki areal yang sudah tertanam ada 30 ribu hektarw dan masih ada cadangannya sekitar 10 ribu hektare,” ujarnya.

Ia menambahkan, pemkot akan menyediakan lahan seluas 1 hingga 2 hektare untuk rencana pembangunan pabrik.

“Jika mereka serius, maka kita juga serius. Namun harus kita lakukan pengkajian matang. Untuk lahan pabrik kita memiliki lahan yang luas, kita rencanakan satu atau dua hektare untuk lokasi pembangunan pabrik,” pungkasnya. (rza)

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Bolsel Raih WTP ke-12 Berturut-turut, Bupati Iskandar Hadiri Penyerahan LHP LKPD 2025

29 Mei 2026 - 20:26 WITA

Bolsel Raih WTP ke-12, Pengawasan DPRD Optimal

29 Mei 2026 - 17:54 WITA

Warga Upai Keluhkan Krisis Air Bersih, Pertanyakan Kinerja Dinas PUPR

26 Mei 2026 - 13:44 WITA

Tabligh Akbar Satu Dekade PISB Bolsel, UAS: Layak Dicontoh Daerah Lain di Indonesia

24 Mei 2026 - 11:26 WITA

Iskandar dan Deddy Hadiri Musancab PDI Perjuangan se-BMR, Tegaskan Soliditas Partai Menuju 2029

18 Mei 2026 - 18:58 WITA

JBK Korban Dugaan Penipuan Sebut HK Tak Ada Itikad Baik, Berupaya Alihkan Kasus Pidana ke Perdata

14 Mei 2026 - 13:54 WITA

Trending di Berita Daerah