Menu

Mode Gelap
Olimpiade Tokyo 2020: Kandas di Tangan Chen Long, Anthony Sinisuka Ginting Gagal ke Final Pesawat Sriwijaya Air Rute Jakarta-Pontianak Hilang Kontak

Berita Ekonomi · 15 Okt 2020 15:21 WITA ·

Neraca Perdagangan September Surplus USD 2,44 M, BPS: Irama Menggembirakan


Neraca Perdagangan September Surplus USD 2,44 M, BPS: Irama Menggembirakan Perbesar

JAKARTA – Badan Pusat Statistik mencatat kinerja neraca perdagangan pada September 2020 surplus US$ 2,44 miliar. Kepala BPS Suhariyanto mengatakan surplus ini lebih besar dibandingkan dengan capaian pada Agustus 2020 senilai US$ 2,35 miliar.

“Selama 5 bulan berturut2 Indonesia mengalami surplus dan surplus di September ini lebih besar dibandingkan dengan Agustus yang sebesar US$ 2,35 miliar,” kata Suhariyanto dalam konferensi video, Kamis, 15 Oktober 2020.

Dia menuturkan surplus itu jauh lebih besar dibandingkan posisi neraca perdagangan September 2019 yang defisit US$ 183 juta. Adapun total ekspor Indonesia pada September 2020 US$ 14,01 miliar.

Nilai itu menunjukkan kenaikan 6,97 persen dibanding Agustus 2020.”Nilai ekspor selama September 2020 mengalami kenaikan 6,97 persen disebabkan kenaikan ekspor migas sebesar 17,43 persen,” ujarnya.

Sementara itu, ekspor migas naik dari US$ 0,6 miliar menjadi US$ 0,7 miliar. Sedangkan ekspor non migas naik 6,47 persen dari US$ 12,5 miliar menjadi US$ 13,31 miliar. “Ini tentunya irama yang menggembirakan, karena ekspornya naik dari sisi migas maupun non migas,” ujarnya.

Secara year on year ekspor turun 0,51 persen, di mana ekspor pada September 2019 total ekspor US$ 14,08 miliar dan pada September 2020 US$ 14,01 miliar. Penurunan ini terjadi karena melemahnya ekspor migas yang turun 12,44 persen dan ekspor non migas naik 0,21 persen.

Adapun dari sisi impor tercatat total nilai selama September mencapai US$ 11,57 miliar. Angka ini naik 7,71 persen ketimbang bulan sebelumnya.

Suhariyanto menjelaskan, peningkatan impor karena ada kenaikan impor migas dan non migas masing-masing sebesar 23,9 persen dan 6,18 persen. Meski begitu, jika dibandingkan dengan September tahun lalu, nilai impor pada September 2020 masih tumbuh negatif 18,88 persen.(*)

Baca Juga  Jawab Kebutuhan Konsumen, Pusat Hijab Rumah Ummuh Hafidz Resmi Dibuka di Kotamobagu

tempo

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Pertamina Patra Niaga Sulawesi Imbau Masyarakat Gunakan LPG Secara Bijak dan Efisien

6 April 2026 - 15:15 WITA

Tidak Ada Kenaikan Harga BBM, Pertamina Jamin Pasokan di Sulawesi Aman

2 April 2026 - 11:29 WITA

Pertamina Berangkatkan 125 Pemudik dari Makassar

17 Maret 2026 - 11:37 WITA

Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Bentuk Satgas Energi Ramadan

9 Maret 2026 - 12:09 WITA

Pemerintah Percepat Penyaluran THR ASN, Ini Jadwalnya!

23 Februari 2026 - 12:05 WITA

Menkeu Optimistis Rupiah Segera Menguat Usai Sentuh Level Rp16.955

20 Januari 2026 - 10:10 WITA

Trending di Berita Ekonomi