Berita Ekonomi

OJK Beri Sinyal Perpanjang Waktu Restrukturisasi Kredit

OJK Beri Sinyal Perpanjang Waktu Restrukturisasi Kredit
Kroniktotabuan.com

JAKARTA – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memberi sinyal akan memperpanjang masa restrukturisasi kredit perbankan. Pihak otoritas masih memantau apakah sektor perbankan bisa pulih cepat atau tidak dari dampak pandemi virus corona (Covid-19).

Ketua Dewan Komisioner OJK, Wimboh Santoso mengatakan, relaksasi restrukturisasi kredit telah diatur dalam Peraturan OJK (POJK) Nomor 11 Tahun 2020 tentang Stimulus Perekonomian Nasional sebagai Kebijakan Countercyclical.

Dalam aturan tersebut, dituliskan bahwa masa restrukturisasi kredit bisa diperpanjang satu tahun setelah regulasi berlaku, atau sampai Maret 2021.

“Kalau memang belum recovery, dalam POJK itu sudah kami berikan ruang supaya bisa diperpanjang apabila memang diperlukan,” kata Wimboh dalam sesi teleconference, Kamis (23/7/2020).

Wimboh menyampaikan, OJK terus memantau dan menerima laporan mengenai realisasi restrukturisasi perbankan setiap pekan. Menurut dia, laporan tersebut jadi pertanda bahwa para nasabah antusias untuk dapat mengambil kredit modal kerja.

“Kami terus monitor dan nanti akan kami putuskan,” ujar dia.

Menurut prediksinya, tingkat pengajuan restrukturisasi kredit oleh perbankan akan berkurang pada Juli ini, seiring adanya peningkatan aktivitas ekonomi yang membuat permintaan keringanan cicilan turun.

“Angkanya sudah terlihat melandai. Wake up-nya di April, Mei dan Juni, Juli sepertinya sudah melandai,” tukas Wimboh.(*)

MERDEKA

To Top