Menu

Mode Gelap

Berita Daerah

Tokoh Adat: Kecuali Pelaku Tidak Berasal Dari Tanah, Baru Kutukan Ini Tidak Mampan


2 Mei 2018 14:53 WITA


 Tokoh Adat: Kecuali Pelaku Tidak Berasal Dari Tanah, Baru Kutukan Ini Tidak Mampan Perbesar

KOTAMOBAGU– Prosesi odi-odian (kutukan) terhadap pelaku pelecehan hingga penyebar berita hoax dan ujaran kebencian, akan dilaksanakan oleh seluruh lembaga adat dan tokoh adat se-Kotamobagu.

Pantauan Kronik Totabuan, prosesi odi-odian mulai dilakukan di depan Rudis Walikota. Sementara yang memimpin adalah tokoh adat, Chairun Mokoginta.

“Seluruh adat merasa keberatan dan marah dengan perlakuan ini. Kami mengutuk pelakunya meski dia tidak diketahui berada dimana. Kecuali dia tidak lahir dari tanah maka sumpah dan kutukan ini tidak akan termakan,” katanya.

Saat prosesi dilakukan, tokoh adat mengutuk keras oknum yang melanggar hukum adat.

“Kami mengutuk agar pelaku menjadi hitam seperti hitamnya arang, kuning seperti kunyit, mencair seperti garam, diserap oleh tanah seperti air menetes di tirisan rumah,” ucap lembaga adat saat prosesi berlangsung. (rza)

Komentari
Artikel ini telah dibaca 16 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Tindak Lanjuti Pengajuan Proposal Rehabilitasi Gelora Ambang, Pj. Walikota Kunjungi Kemenpora

21 Juni 2024 - 18:23 WITA

Asisten 1 Setda Kotamobagu Terima Kunker Kanwil Kemenkumham Sulut

20 Juni 2024 - 20:16 WITA

Pj. Walikota Lakukan Kunker ke RSI Jakarta, Ini yang Dibahas

20 Juni 2024 - 20:08 WITA

Lestarikan Tradisi Bekarang, Pemkab Muba Akan Gelar Festival Embung Senja

20 Juni 2024 - 17:09 WITA

Meiddy- Haris Menguat Diusung PDIP di Kotamobagu, Ini Penegasan DPP

20 Juni 2024 - 06:11 WITA

Sholat Ied Adha di Desa Momalia, Bupati Bolsel Ajak Masyarakat Bersyukur dan Pererat Kebersamaan

17 Juni 2024 - 19:22 WITA

Trending di Berita Bolsel