iklan kota kotamobagu

Berita Kotamobagu

Tokoh Adat Kotamobagu Kutuk Penyebar Hoax dan Ujaran Kebencian

IMG 3080
Para tokoh adat berkumpul dan mengutuk keras penyebaran berita bohong dan ujaran kebencian di Kotamobagu.

KOTAMOBAGU– Pengguna akun palsu di media sosial marak dan meneror stabilitas keamanan di Kotamobagu. Selain itu ada juga akun asli yang diketahui siapa pemiliknya ikutan menyebar berita bohong dan ujaran kebencian.

Hal ini sangat melanggar hukum dan tidak sesuai adat di Bolaang Mongondow. Karena itu ratusan lembaga adat dan tokoh adat di Kotamobagu, menggelar odi-odian (Kutukan) terhadap sejumlah orang yang dianggap melanggar hukum adat.

“Odi-odian ini ditujukan bagi orang yang sudah diketahui maupun yang tidak. Tujuannya untuk mengutuk orang tersebut dengan hukum adat, karena melakukan pelecehan atau sejenisnya yang sudah sangat melanggar apa yang leluhur hingga budaya adat kita di Bolaang Mongondow larang,” ujar Chairun Mokoginta, Rabu (2/4/2018).

Lanjutnya, prosesi Odi-odian akan dilakukan setelah musyawarah antar lembaga adat yang hadir.


“Sebentar kita akan musyawarah singkat. Nanti ada yang akan memimpin prosesi Odi-odian. Sebab Kita sedang berada di posisi darurat. Harga diri kita diinjak sehingga adat akan melakukan penghukuman dengan aturan adat yang ada,” pungkasnya.

Pantauan Kronik, Kegiatan pembukaan dan musyawarah masig berlangsung di Aula Rumah Dinas Walikota. Setelah ini seluruh lembaga adat akan ke Polres Bolmong. (rza)

Jangan lupa bagi para pembaca bisa baca berita selanjutnya dan pantau situs KronikTotabuan.com yang akan terus memberikan informasi menarik lainnya.

iklan kota kotamobagu

Berita Populer

To Top