
Wabup Deddy Minta ASN Bolsel Bijak Kelola Keuangan, Hindari Pinjol dan Judi Online
BOLSEL, kroniltotabuan.com – Wakil Bupati Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel), Deddy Abdul Hamid, mengingatkan seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bolsel agar bijak mengelola keuangan serta tetap menjaga kualitas pelayanan publik di tengah kebijakan efisiensi anggaran.
Pesan tersebut disampaikan Wabup saat memimpin apel kerja di Lapangan Apel Kawasan Perkantoran Panango, Kecamatan Bolaang Uki, Senin (3/8/2026). Apel dihadiri Sekretaris Daerah M. Arvan Ohy SSTP, MAP, para asisten, pejabat tinggi pratama, administrator, pengawas, serta jajaran ASN.
Dalam arahannya, Deddy mengingatkan ASN untuk menghindari pinjaman online ilegal maupun judi online karena dapat merugikan kondisi ekonomi keluarga sekaligus mencoreng citra aparatur pemerintah.
“Seluruh ASN harus mengelola keuangan dengan bijak. Hindari pinjaman online ilegal dan judi online karena tidak hanya merugikan diri sendiri dan keluarga, tetapi juga mencoreng kehormatan aparatur pemerintah,” tegasnya.
Selain itu, Wabup menekankan pentingnya menjaga disiplin, loyalitas, integritas, dan profesionalisme dalam menjalankan tugas. Menurutnya, ASN harus menjadi teladan di tengah masyarakat, terlebih dalam memberikan pelayanan kepada publik.
Apel kerja tersebut juga dirangkaikan dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) Pelaksana Tugas (Plt.) Inspektur Daerah dan Plt. Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3APPKB) sebagai upaya menjaga kesinambungan penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat.
Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Deddy turut mengajak seluruh ASN menyemarakkan peringatan dengan memasang Bendera Merah Putih di lingkungan masing-masing sebagai bentuk cinta tanah air.
Pada kesempatan itu, ia juga menyampaikan apresiasi kepada para pejabat yang memasuki masa purna tugas atas dedikasi dan pengabdian mereka selama bertugas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bolsel.
Mengakhiri arahannya, Wabup meminta seluruh perangkat daerah meningkatkan kehati-hatian dalam pengelolaan anggaran, memperkuat budaya gotong royong, serta memanfaatkan fasilitas pinjaman perbankan secara rasional sesuai ketentuan yang berlaku.
“Efisiensi anggaran tidak boleh mengurangi kualitas pelayanan kepada masyarakat. Justru dalam kondisi seperti ini kita harus bekerja lebih disiplin, profesional, dan saling mendukung agar roda pemerintahan tetap berjalan optimal,” pungkasnya. (Sudarto Manoppo)