
Pengurus PWI Bolsel Dikukuhkan, Iskandar Dorong Pers Kawal Pembangunan
BOLSEL, Kroniktotabuan.com – Bupati Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) H. Iskandar Kamaru mendorong Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Bolsel untuk terus memperkuat profesionalitas dan integritas wartawan dalam menjalankan tugas jurnalistik.
Pesan tersebut disampaikan Bupati Iskandar melalui Asisten III Setda Bidang Administrasi Umum, Wahyudin Kadullah, S.IP., M.E., saat menghadiri pengukuhan pengurus PWI Bolsel bersama tiga kepengurusan daerah lainnya untuk periode 2026–2029.
Pengukuhan berlangsung di Sanpalk, Kota Kotamobagu, Jumat (6/11/2026) malam, dan dihadiri Ketua Umum PWI Pusat Akhmad Munir, Ketua PWI Sulawesi Utara Sintya Bojoh, para kepala daerah se-Bolaang Mongondow Raya (BMR), Forkopimda, pejabat instansi vertikal, serta jajaran pengurus PWI.
Dalam kesempatan tersebut, Wahyudin menyampaikan ucapan selamat dan sukses dari Bupati Iskandar kepada seluruh pengurus yang baru dikukuhkan, khususnya Ketua PWI Bolsel Viko Karinda bersama jajaran.
Bupati berharap kepengurusan baru dapat menjadi momentum untuk memperkuat organisasi sekaligus meningkatkan kualitas pers yang profesional, independen, dan berintegritas di Kabupaten Bolsel.
“Pers memiliki tanggung jawab besar dalam menyajikan informasi yang akurat, berimbang, dan mencerdaskan masyarakat. Bupati Iskandar berharap PWI terus mendorong profesionalitas dan integritas wartawan sehingga mampu menghasilkan karya jurnalistik berkualitas serta memberikan kontribusi positif bagi pembangunan daerah,” ujar Wahyudin menyampaikan pesan Bupati.
Selain menyampaikan dukungan terhadap penguatan organisasi pers, Pemerintah Kabupaten Bolsel juga memberikan perhatian terhadap pelestarian nilai-nilai sejarah dan kebudayaan daerah.
Hal itu ditandai dengan penyerahan cendera mata berupa buku berjudul Rekaman Kisah Suku Bolango karya Saleh Echsan Gobel kepada pengurus PWI. Buku tersebut diserahkan Wahyudin atas nama Pemerintah Kabupaten Bolsel.
Melalui pemberian buku tersebut, Bupati Iskandar berharap para jurnalis turut mengambil peran dalam memperkenalkan dan mengedukasi masyarakat mengenai kekayaan sejarah serta kebudayaan di kawasan BMR, khususnya Kabupaten Bolsel.
Sementara itu, Ketua Umum PWI Pusat Akhmad Munir dalam kesempatan yang sama mendorong wartawan untuk terus meningkatkan kompetensi dan beradaptasi dengan perkembangan teknologi digital.
Ia menegaskan, pemanfaatan berbagai platform digital dalam aktivitas jurnalistik harus tetap berpegang pada prinsip akurasi, keberimbangan, verifikasi, independensi, serta kode etik jurnalistik. (Sudarto Manoppo)