Berita Bolmong

Bappeda Bolmong Gelar Musrenbang Tingkat Kecamatan Tahun 2022

Bappeda Bolmong Gelar Musrenbang Tingkat Kecamatan Tahun 2022
Caption: Sekrtaris Daerah Tahlis Gallang saat memberikan sambutan. (foto: istimewa)
Kroniktotabuan.com

BOLMONG– Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) menggelar Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun Anggaran 2022, Senin (1/2/2021).

Musrenbang dibuka Sekretaris Daerah (Sekda) Bolmong Tahlis Gallang di Aula Kantor Desa Wangga, Kecamatan Passi Barat.

Sekda Tahlis menyampaikan, Musrenbang tingkat kecamatan merupakan salah satu tahapan dalam proses perencanaan pembangunan yang dilakukan mulai dari tingkat desa.

“Musrenbang ini bertujuan untuk mengakomodir usulan kegiatan dengan pendekatan dari bawah ke atas, atau bottom-up,” ucap Sekda Tahlis.

Sekadar diketahui, kegiatan tersebut turut dihadiri para pemangku kepentingan dari 13 desa yang ada di Kecamatan Passi Barat.

Hadir pula beberapa anggota DPRD serta jajaran pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Menurut mantan Sekda Bolsel dan Kotamobagu ini, Musrenbang tingkat kecamatan merupakan tahapan musrenbang kedua setelah sebelumnya dilaksanakan di tingkat desa dan kelurahan.

Dengan adanya Musrenbang tingkat kecamatan, diharapkan dapat menjaring aspirasi masyarakat tentang kebutuhan pembangunan pada tahun perencanaan.

Sehingga dalam pelaksanaan pembangunan daerah akan tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat di Kabupaten Bolmong, khususnya yang ada di Kecamatan Passi Barat.

Kepala Bappeda Bolmong Yarlis Awaludin Hatam menambahkan, Musrenbang tingkat kecamatan ini, usulannya dilakukan dari tingkat desa dan kelurahan, selanjutnya akan dilakukan verifikasi terkait dengan kelayakan usulan, baik secara teknis maupun jenis kewenangan.

Verifikasi pada musrenbang tingkat kecamatan dilakukan masing-masing perangkat daerah terkait yang berada di tingkat kecamatan. Ia mencontohkan, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), penyuluh pertanian, Koordinator Wilayah Pendidikan, UPTD Kesehatan/Puskesmas, dan lain sebagainya.

Dari proses verifikasi tersebut, akan dihasilkan daftar usulan kegiatan yang selanjutnya akan dibawa ke proses selanjutnya yaitu Forum Perangkat Daerah guna dilakukan sinkronisasi dan verifikasi kelayakan secara lebih lanjut.

“Musrenbang RKPD tahun 2021 mengambil tema “Kemandirian Ekonomi di Seluruh Wilayah Yang Terintegrasi dan Berkelanjutan” kata Yarlis. (gan/*)

To Top