.

Berita Daerah

Buka Kegiatan Penyusunan Standar Harga, Sachrul: Ini Penting Dalam Pengelolaan Keuangan Daerah

Foto Berita Daerah

KRONIK TOTABUAN – Rabu (16/6/2021), Bupati Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Sam Sachrul Mamonto membuka secara resmi kegiatan Penyusunan Standar Harga yang digelar di Hotel Lagoon, Manado.

Sachrul mengatakan bahwa salah satu tahapan yang terpenting dalam pengelolaan keuangan negara adalah tahap perencanaan.

Baca Juga: Tidak Ada Formasi Guru, Kotamobagu Dapat 330 Kuota CPNS 2021

“Kualitas pelaksanaan pengelolaan keuangan daerah akan sangat dipengaruhi oleh kualitas perencanaan yang dibuat, maka dalam upaya percepatan pembangunan di kabupaten Bolaang Mongondow Timur tentu harus didukung dengan SDM para pengelola keuangan yang lebih mumpuni sejak awal perencanaan penganggaran,” ujar Sachrul.

Sachrul juga menambahkan bahwa kegiatan ini sangat penting karena adanya standar harga yang sesuai dengan aturan yang berlaku dapat membawa beberapa manfaat berupa penetapan nilai dalam pengambilan dan penerapan anggaran kegiatan.

“Misalnya penetapan plafon anggaran pada saat PPAS, menentukan kewajaran biaya kegiatan, efisiensi anggaran, penentuan anggaran berdasar tolok ukur kinerja yang jelas, mengefektifkan penentuan besaran alokasi anggaran pada kegiatan, dan penyusunan anggaran menjadi lebih tepat waktu,” lanjutnya.

Dirinya juga mengatakan bahwa kegiatan ini juga bertujuan untuk efektifitas penyusunan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun 2021 agar manfaat dan kinerja pemerintah nantinya dapat dirasakan oleh masyarakat.

Sachrul berharap agar para peserta kegiatan dapat mengikuti seluruh tahapan kegiatan dengan serius dan penuh dengan tanggung jawab.

“Agar dapat terwujud sistem pengelolaan keuangan yang baik dalam rangka mengelola keuangan daerah secara transparan, ekonomis, efisien, efektif dan akuntabel,” pungkasnya.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Wakil Ketua DPRD Boltim, Mesy Lensun, Sekretaris Daerah (Sekda) Boltim, Sony Warokka, Assisten I Setda Boltim, Priyamos dan diikuti 30 peserta dari 25 SKPD.(Retho)

To Top