Menu

Mode Gelap
Olimpiade Tokyo 2020: Kandas di Tangan Chen Long, Anthony Sinisuka Ginting Gagal ke Final Pesawat Sriwijaya Air Rute Jakarta-Pontianak Hilang Kontak

Advertorial · 1 Apr 2022 17:04 WITA ·

Bupati Yasti Hadiri Perayaan Dharma Santi Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1944 di Mopuya


Bupati Yasti Hadiri Perayaan Dharma Santi Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1944 di Mopuya Perbesar

KRONIK TOTABUAN – Parisade Hindu Dharma Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) menggelar perayaan Dharma Santi Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1944 di Desa Mopuya Selatan, Jumat (1/4/2022).

Bupati Bolmong Yasti Soepredjo Mokoagow, didampingi para Asisten dan seluruh Kepala OPD lingkup Pemkab Bolmong turut menghadiri acara tersebut.

Bupati Yasti dalam sambutannya menyampaikan selamat hari raya nyepi tahun baru saka 1944 kepada umat hindu se-Bolmong serta memberikan apresiasi kepada pengurus Parisade Hindu Dharma Bolmong atas diaelenggarakannya acara tersebut.

“Ini perlu diapresiasi karena di tengah kemajemukan masyarakat Bolmong, saudaraku umat Hindu mampu menunjukan toleransi antar umat beragama di daerah ini. Semoga kegiatan ini bisa dijadikan sebagai wahana untuk melakukan pembinaan kepada umat lebih khusus kepda umat Hindu di Kabupaten Bolmong,” ucap Yasti.

Lanjutnya, beberapa waktu lalu pada 3 Maret 2022, umat hindu Bolmong telah merayakan hari raya nyepi tahun baru saka dengan melksanakan rangkaian Catur Brata Penyepian. Yasti berharap, dengan telah dilaksanakannya rangkaian tersebut umat hindu bisa lebih termotivasi dalam meningkatkan nilai-nilai spiritual dan keimanan kepada ‘Ida Sang Hyang Widi Wase’.

Menurut Yasti, Dharma Santi merupakan momentum yang tepat untuk melakukan pembinaan kepada umat manusia, khususnya kepada umat Hindu.

“Karena melalui kegiatan ini, mampu meningkatkan nilai-nilai keimanan, sekaligus mempererat rasa kekeluargaan dan persaudaraan antara sesama umat beragama,” imbuh Yasti.

Jelas Yasti, dalam pelaksanaan rangkian hari raya nyepi tahun batu saka, terkandung nilai esensial yang berfungsi memotivasi umat Hindu untuk senantiasa terhubung dengan tuhan, sesama umat dan berhubungan dengan alam semesta.

Selain itu meningkatkan keimanan dan kesucian diri, serta terkandung suatu nilai dan kebangkitan, kesadaran dan toleransi dalam mencapai tujuan hidup sebagaimana tema ‘Aktualisasi Bilai Tat Twamasi Dalam Moderasi Beragama Menuju Indonesia Tangguh’ dengan sub tema, ‘Dengan Dharma Santi Kita Mantapkan Kerukunan Umat Beragama Guna Mewujudkan Bolmong Hebat’.

Baca Juga  Masjid Ini Jadi Destinasi Wisata Religi yang Instagrammable di Kotamobagu

“Tat Twamasi merupakan satu ajaran hindu yang bermakna Aku Adalah Engkau dan Engkau Adalah Aku. Melalui tema ini saya berharap dapat menginspirasi saudara-saudara umat Hindu Bolmong, untuk saling menghormati, hidup rukun, dan bertoleransi,” terang Yasti.

Melalui Tema dan Sub tema tersebut, Yasti mengajak kepada masyarakat Bolmong untuk saling menghargai dan menghormati, terlebih juga untuk umat islam yang sebentar lagi akan melaksanakan ibadah puasa di bulan suci ramadhan 1443 Hijriah.

“Melalui momentum Dharma Santi ini diharapkan pula agar seluruh masyarakat Bolmong dapat meningkatkan Tri Kerukunan Umat Beragama,” tutup Yasti. (adv)

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 3 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Pemkab Muba Dorong Percepatan Penyelesaian AGHT Tol Trans Sumatera

6 Mei 2026 - 16:08 WITA

Kejari Kotamobagu, Apa Kabar Penanganan Dugaan Korupsi Dana Hibah di Bawaslu?

5 Mei 2026 - 14:00 WITA

Bupati Bolsel Hadiri Pelantikan Tahlis Gallang Sebagai Sekprov Sulut

4 Mei 2026 - 19:20 WITA

Bhayangkara Fun Run 2026 Jadi Magnet Olahraga, Sekayu Dipadati Pelari dari Berbagai Daerah

4 Mei 2026 - 13:30 WITA

Pemkot Kotamobagu Dukung Pengembangan Kopi Street Katege Moon

30 April 2026 - 14:15 WITA

Ketua TP PKK Kotamobagu Kenakan Kain Lukis Khas Sulut pada Peringatan Hari Kartini

30 April 2026 - 14:12 WITA

Trending di Berita Daerah