Menu

Mode Gelap
Olimpiade Tokyo 2020: Kandas di Tangan Chen Long, Anthony Sinisuka Ginting Gagal ke Final Pesawat Sriwijaya Air Rute Jakarta-Pontianak Hilang Kontak

Berita Olahraga · 30 Sep 2019 11:54 WITA ·

Tak Lagi Ditakuti, MU Tinggal Sejarah


Tak Lagi Ditakuti, MU Tinggal Sejarah Perbesar

LONDON– Manchester United pernah ditakuti sebagai tim terkuat di Premier League. MU berjaya di era Sir Alex Ferguson, nama mereka mendahului bukti permainan di lapangan. Mendengar MU saja sudah membuat tim lawan ketakutan.

Sayangnya, aura mematikan itu sekarang sudah mulai pudar. MU tak lagi ditakuti, bahkan banyak tim-tim kecil yang tampil percaya diri dan bisa menang di Old Trafford.

Terlebih, penampilan MU terus merosot dalam beberapa tahun terakhir. Mereka tengah menjalani masa transisi yang sulit, yang jelas berdampak pada penampilan di atas lapangan.

Sekarang, hampir tidak ada tim yang takut bermain melawan MU. Mengapa begitu? Baca selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!

Masa Sudah Lewat

Analis Daily Mail, Martin Samuel punya pendapatnya sendiri tentang situasi MU tersebut. Menurutnya, MU tak lagi ditakuti karena memang masa-masa kejayaan mereka sudah dilupakan. Hampir tidak ada pemain yang masih mengingat kekuatan MU dahulu.

“Ada banyak pemain asing di Premier League dan mereka tidak terintimidasi saat bermain di Old Trafford. Mereka tidak lagi ingat pergi ke sana untuk menghadapi tim Ferguson atau ketika MU tertinggal 0-3 dan berbalik menang 5-3 di White Hart Lane,” tutur Samuel.

“Final Liga Champions 1999 di Camp Nou sudah 20 tahun yang lalu berarti Anda sudah tua jika bisa mengingat apa yang terjadi di sana dan treble mereka [MU].”

Hanya Sejarah

Artinya, aura dan nama besar MU hanya tinggal sejarah. Samuel yakin sepak bola selalu berjalan cepat, menyapu dan melupakan apa saja. hanya masa kini yang penting, MU tidak bisa terus tinggal di masa lalu.

“Beberapa pemain belum lahir ketika MU berjaya atau mereka masih terlalu muda atau berada di negara lain. Ada banyak tim yang menjadi juara Eropa di setiap tahun dan kita tidak selalu mengingatnya,” lanjut Samuel.

“Itulah masalah MU sekarang: aura mematikan mereka hanya bagian dari sejarah. Dalam sepak bola, segalanya berjalan begitu cepat dan ada generasi pemain baru yang menilai MU tidak terlalu spesial,” tutupnya.

Sumber: Daily Mail/ bola.net

Artikel ini telah dibaca 5 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Asisten III Pemkot Kotamobagu Buka Turnamen Sepak Bola Matali Cup V 2026

29 April 2026 - 14:06 WITA

Ketua Askot PSSI Kotamobagu Bagi-bagi Bola di Pembukaan Matali Cup V

27 April 2026 - 14:09 WITA

Bolsel FC dan Persma 1960 Terima Bonus Usai Lolos Liga 4 Nasional

21 April 2026 - 18:52 WITA

Bolsel FC Lolos ke Liga 4 Nasional, Dampingi Persma 1960

19 April 2026 - 19:20 WITA

Menanti Juara Baru, Palta United vs Kobo Besar FC di Final Walikota Cup 2025

27 Desember 2025 - 17:56 WITA

Marabunta FC vs Aruman Jaya, Duel Dua Tim Terluka di Perebutan Juara Ketiga

22 Desember 2025 - 10:34 WITA

Trending di Berita Daerah