Menu

Mode Gelap
Olimpiade Tokyo 2020: Kandas di Tangan Chen Long, Anthony Sinisuka Ginting Gagal ke Final Pesawat Sriwijaya Air Rute Jakarta-Pontianak Hilang Kontak

Berita Boltim · 19 Jun 2019 23:34 WITA ·

Argo Sumaiku : 16 Ribu Warga Miskin di Boltim Belum Dapat KIS


Argo Sumaiku : 16 Ribu Warga Miskin di Boltim Belum Dapat KIS Perbesar

BOLTIM – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bolaang Mongondow Timur, Argo Sumaiku, menyesalkan masih ada 16 ribu warga miskin yang tak mendapatkan Kartu Indonesia Sehat (KIS).

“Orang miskin dilarang sakit. Karena tidak ada BPJS,” ujar Argo saat ditemui kroniktotabuan.com, Rabu (19/6/2019).

Dia menjelaskan, ada dana yang dikeluarkan miliaran rupiah oleh pemerintah daerah setiap tahun, tapi tidak dimaksimal untuk masalah KIS. Terbukti dari masih banyaknya warga Boltim yang belum memegang KIS.

“Ini perlu perhatian khusus dari SKPD terkait untuk mendata kembali warga yang belum menerima KIS. Sebab menyangkut pelayanan dan kepentingan publik,” kata Argo.

Selain KIS, ada pula pelayanan perekaman Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang belum maksimal.

“Perlu perhatian, sebab hal ini berhubungan langsung dengan kepentingan masyarakat,” jelasnya.

Kepala Dinas Sosial, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Rudi Malah mengatakan, hingga Juni 2019 kartu KIS yang sudah dicetak BPJS berjumlah 21 ribu dengan menggunakan anggaran dari daerah

“Selain itu, dinas sosial sudah cadangkan 200 kartu KIS untuk anak baru lahir. Sedang ditanggung APBN sejumlah 28.287 orang. Kartu sudah diserahkan sebanyak 1.800 keping,” ungkapnya.

Terkait masih banyaknya masyarakat yang tidak mendapatkan KIS, menurut Rudi, pihak Dinsos menyesuaikan dengan data yang berasal dari desa-desa.

“Desa tidak kooperatif dalam memberikan data. Contohnya pemutahiran yang dilakukan petugas, baru 20 desa masuk ke dinas sosial,” bebernya.

Padahal kata Rudi, Dinsos membutuhkan data-data itu untuk dilakukan pemutahiran.

“Agar bantuan tepat sasaran,” ujar Rudi Malah.

Kepala Bidang Fakir Miskin, Dinas Sosial, Ni’ma Mokoagow mengatakan, pemerintah terus berupaya untuk meringankan derita warga, dengan diterbitkan Kartu Indonesia Sehat (KIS). Kini ditanggung APBD 22.288 dan APBN 27.353 orang.

“Kami upayakan semua warga miskin dan kurang mampu terakomodir oleh KIS baik anggaran APBD maupun APBN,” ujar Ni’ma.

Dia menambahkan, memang masih ada kendala yang dihadapi Dinsos yakni data penerima KIS.

“Data tidak lengkap, seperti ketidakcocokan nomor induk kewarganegaraan,” tandasnya. (hik)

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Spektakuler! Ratusan Orang “Serbu” Event Anniversary ke-2 Boltim Runners

29 Januari 2024 - 11:07 WITA

Setelah Habisi Nyawa Bocah 8 Tahun di Boltim, Pelaku Pulang dan Langsung Salat

19 Januari 2024 - 17:30 WITA

Bocah 8 Tahun di Boltim Ditemukan Kondisi Mengenaskan, Pelaku Kerabat Dekat

19 Januari 2024 - 14:12 WITA

Hendak Melarikan Diri ke Ternate, DM Terduga Pelaku Cabul Ditangkap Tim Resmob Polres Boltim

13 Januari 2024 - 17:40 WITA

Polres Boltim Bekuk MP, Terduga Pelaku Pencabulan di Desa Motongkad

11 Januari 2024 - 11:08 WITA

Anne Juniarti Roseno Resmi Nahkodai KORMI Boltim

11 Desember 2023 - 13:57 WITA

Trending di Berita Boltim