Menu

Mode Gelap
Olimpiade Tokyo 2020: Kandas di Tangan Chen Long, Anthony Sinisuka Ginting Gagal ke Final Pesawat Sriwijaya Air Rute Jakarta-Pontianak Hilang Kontak

Berita Daerah · 20 Feb 2018 11:41 WITA ·

Diskominfo Kotamobagu Mulai Lacak Pengguna Akun Palsu di Medsos


Diskominfo Kotamobagu Mulai Lacak Pengguna Akun Palsu di Medsos Perbesar

KOTAMOBAGU– Perkembangan teknologi sangat bermanfaat bagi kebutuhan informasi dan komunikasi masyarakat. Namun, tak sedikit oknum-oknum yang memanfaatkan hal ini untuk memecah belah persatuan dengan menyebar berita hoax dan ujaran kebencian.

Aplikasi Sonar MAP milik Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kotamobagu, telah banyak melacak pemilik maupun lokasi oknum pemilik akun palsu meski menggunakan teknologi canggih.

“Kita telah mengembangkan aplikasi khusus bernama Social Media Analityc. Aplikasi ini mampu melacak keberadaan akun palsu penyebar hoax dan ujaran kebencian. Aplikasi ini sudah mulai dioperasikan sejak 2017 lalu,” ujar Kepala Diskominfo, Ahmad Yani Umar, Selasa (20/02/2018).

Yani menjelaskan, aplikasi tersebut mampu mendeteksi perangkat yang digunakan untuk melakukan tindakan kriminal melalui jejaring internet.

“Meskipun akun yang digunakan memiliki protek atau pengamanan tinggi, tetap akan bisa dideteksi oleh tim data center kami. lokasinya, siapa orangnya, dan bahkan jika kartu selular yang digunakan hanya sekali dan dibuang oleh pemiliknya, bisa kita deteksi,” jelasnya.

Lanjut dikatakan Yani, pihaknya telah berkoordinasi dengan pihak Kepolisian terkait hal tersebut.

“Kita koordinasi dengan Polres Bolmong. Bahkan akan bekerja sama untuk memerangi berita hoax dan ujaran kebencian,” pungkasnya.

Kapolres Bolmong, melalui Kasubag Humas, AKP Syaiful Tamu, mengatakan pihaknya akan membuat MOU serta melaunching tim siber cryme melibatkan Kominfo Kotamobagu dan DenPOM Bolmong.

“Kita akan mengantisipasi hal ini 1×24 jam. Sehingga itu, kami bekerjasama dengan Kominfo untuk melacak keberadaan dan pemilik akun palsu penyebar hoax dan ujaran kebencian ini,” Ujar Syaiful.

“Data yang diberikan Kominfo terkait orang-orang yang sengaja menciptakan ujaran kebencian, akan kami buru. Saat ini ada dua kasus yang kita selidiki apakah ada unsur hoax atau ujaran kebencian,” Tegasnya. (rza)

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Iskandar dan Deddy Hadiri Musancab PDI Perjuangan se-BMR, Tegaskan Soliditas Partai Menuju 2029

18 Mei 2026 - 18:58 WITA

JBK Korban Dugaan Penipuan Sebut HK Tak Ada Itikad Baik, Berupaya Alihkan Kasus Pidana ke Perdata

14 Mei 2026 - 13:54 WITA

Komisi IV DPRD Muba Gelar RDP Bahas Perlindungan dan Pemenuhan Hak Buruh

13 Mei 2026 - 11:52 WITA

Bupati Iskandar Kamaru Hadiri Rakor KPK dan ATR/BPN

13 Mei 2026 - 11:47 WITA

HK Anggota DPRD Kotamobagu Diperiksa Kasus Dugaan Penipuan Rp300 Juta, Korban Dijanjikan Proyek

12 Mei 2026 - 12:10 WITA

Pemkab Muba Dorong Percepatan Penyelesaian AGHT Tol Trans Sumatera

6 Mei 2026 - 16:08 WITA

Trending di Berita Daerah