Menu

Mode Gelap
Olimpiade Tokyo 2020: Kandas di Tangan Chen Long, Anthony Sinisuka Ginting Gagal ke Final Pesawat Sriwijaya Air Rute Jakarta-Pontianak Hilang Kontak

Headline News · 20 Jan 2021 14:11 WITA ·

Hasil Studi Ungkap Vape Bikin Stres dan Radang Paru


Hasil Studi Ungkap Vape Bikin Stres dan Radang Paru Perbesar

JAKARTA– Rokok elektrik atau vape ternyata membuat lebih stress, radang paru-paru dan membahayakan protein penting.

Fakta di atas adalah hasil studi teknik biomolekuler yang dikembangkan oleh para peneliti di  Department of Energy’s Pacific Northwest National Laboratory, Amerika Serikat.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa senyawa umum dalam alternatif elektronik rokok konvensional bukannya tanpa bahaya sendiri.

Dikutip dari  News Medical, peneliti mengungkapkan bahwa vaping dapat menyebabkan perubahan struktural halus pada protein. Studi ini menandai pertama kalinya para peneliti mengukur kerusakan tersebut.

Baca Juga: Wakil Bupati Bolmong Siap Divaksin

Peneliti melakukan uji coba pada tikus menggunakan paparan uap rokok elektrik di tiga sesi dalam satu jam selama tiga hari.

Para peneliti menemukan tanda-tanda stres oksidatif: ketidakseimbangan antara produksi radikal bebas dan kemampuan tubuh untuk mengurangi efek berbahaya tikus tersebut.

Radikal bebas merupakan molekul dengan elektron yang tidak berpasangan, produk sampingan yang tak terelakkan dari banyak proses biokimia tubuh dan, ketika dalam jumlah besar yang tidak proporsional, menjadi penyebab penyakit dan disfungsi.

Baca Juga: Program KOTAKU, Pemkot Menunggu Respon Kementerian PUPR

Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa vaping dapat membuat jaringan stres, tetapi mekanisme dan detail di balik stres itu tetap tidak jelas

Teknik baru ini, kata ahli biokimia Charles Ansong, mengidentifikasi modifikasi yang dibuat pada protein yang menjelaskan bagaimana rokok elektrik menyebabkan disfungsi.

“Teknik ini mengidentifikasi protein mana yang sedang dimodifikasi, dan ini menunjukkan seberapa besar kemungkinan mereka mempengaruhi fungsi protein dan jalur molekuler. Ini memberi kami banyak wawasan tentang mekanisme di balik efek merugikan dari rokok elektrik,” kata Ansong. (*)

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

JBK Korban Dugaan Penipuan Sebut HK Tak Ada Itikad Baik, Berupaya Alihkan Kasus Pidana ke Perdata

14 Mei 2026 - 13:54 WITA

HK Anggota DPRD Kotamobagu Diperiksa Kasus Dugaan Penipuan Rp300 Juta, Korban Dijanjikan Proyek

12 Mei 2026 - 12:10 WITA

Kejari Kotamobagu, Apa Kabar Penanganan Dugaan Korupsi Dana Hibah di Bawaslu?

5 Mei 2026 - 14:00 WITA

Dugaan Korupsi Dana Hibah di Bawaslu Kotamobagu, Kejari Tunggu Perhitungan Kerugian Negara

16 April 2026 - 14:46 WITA

Baru 9 Bulan Saptono Sudah Diganti dari Kajari Kotamobagu, Penanganan Dugaan Korupsi di Bawaslu Belum Tuntas

14 April 2026 - 14:58 WITA

Sulut Diguncang Gempa 7,6 SR Potensi Tsunami, Gubernur YSK Imbau Warga Tetap Tenang

2 April 2026 - 09:11 WITA

Trending di Berita Daerah