Menu

Mode Gelap

Berita Hukum

Kejaksaan Bidik Dugaan Korupsi Tiga Desa di Kotamobagu


29 Agu 2019 09:56 WITA


 Kejaksaan Bidik Dugaan Korupsi Tiga Desa di Kotamobagu Perbesar

KOTAMOBAGU– Dugaan korupsi di desa yang ada di Kotamobagu mulai didalami Kejaksaan Negeri (Kejari) Kotamobagu.

Saat ini tiga desa dalam bidikan. Yakni Desa Kopandakan I, Poyowa Besar II, dan Moyag Tampoan.

Kasus yang sedang didalami adalah dugaan korupsi pengadaan lampu solar cell tahun 2017 lalu.

Baca Juga: Ini Dugaan Korupsi di Desa Bungko yang Didalami Kejari Kotamobagu

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kotamobagu Dasplin SH MH, melalui Kasie Intel Suhendro G Kusuma, mengatakan telah memanggil Pemerintah Desa Kopandakan I, Desa Poyowa Besar II, dan Desa Moyag Tampoan, untuk dimintai keterangan terkait pengadaan lampu solar cell melalui Alokasi Dana Desa (ADD).

Dari pengumpulan bahan dan keterangan yang dilakukan, kata Suhendro, diduga proses pengadaan solar cell di tiga desa tersebut mirip yang terjadi di Desa Bungko yang sudah ditangani Kejari Kotamobagu.

“Kronologisnya diduga seperti dengan desa Bungko. Kalau Desa Poyowa Kecil terkait tidak disetornya pajak,” ungkapnya, Rabu (28/8/2019).

Kejari Kotamobagu, lanjut Suhendro, sudah berulang kali memberikan sosialisasi kepada aparat desa dalam penggunaan Alokasi Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD), agar dilaksakan secara baik dan tidak menyimpang. (zha)

Artikel ini telah dibaca 19 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Kapolda Sumsel Tunjuk Perwira yang Bermasalah Jadi Kapolsek Sanga Desa

3 Maret 2024 - 21:46 WITA

Jokowi Datang Pengamanan di Palembang Super Ketat

2 Maret 2024 - 22:10 WITA

Terjadi di Palembang, Pelaku Tabrak Lari Dibekuk Polisi Lalu Lintas saat Pengamanan VVIP

2 Maret 2024 - 22:05 WITA

Pemilu di Sulut Berjalan Damai, Kapolda Ucapkan Terima Kasih

25 Februari 2024 - 19:10 WITA

Tim Resmob Polresta Manado Amankan NB, Terduga Pelaku Penganiayaan Terhadap Anak

25 Februari 2024 - 19:07 WITA

Polisi Dalami Kasus Promosi Judi Online Nikita Mirzani

23 Februari 2024 - 13:46 WITA

Trending di Berita Hukum