Berita Bolsel

Mencari Wakil Rakyat Sulut Terbaik untuk DPR RI, Herson Mayulu Paling Tepat!

Foto Berita Bolsel

BOLMONG– Hi Herson Mayulu, Caleg DPR RI periode 2019- 2024 yang diusung PDI Perjuangan, nomor urut 2 untuk Daerah Pemilihan (Dapil) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) adalah figur terbaik.

Politisi Bolaang Mongondow Raya (BMR) kelahiran Gorontalo 17 Oktober 1959 ini, menyelesaikan pendidikan formal mulai dari SD XII Gorontalo 1966-1972, Sekolah Menengah Pertama I Gorontalo 1972-1975 dan melanjutkan pendidikan pada Sekolah Menengah Atas I Gorontalo 1976-1979. Pada tahun 1993-1997, Herson Mayulu menyelesaikan studi S1 di Universitas Terbuka.

Pendidikan Informal yang pernah diikutinya, Pelatihan Keuangan Daerah  LPEM, Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia (UI) 2005, Perspektif Keuangan Legislatif LESPIDA 2005, Worshop Nasional LESBANGNAS 2007, Pemantapan Konsepsi Nasional LEMHANAS RI 2007. Bekal pendidikan ini yang kemudian Herson gunakan mengelola Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan selama 2 periode menjabat Bupati. Hasilnya, Bolsel selalu mendapat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI.

Dari segi pengalaman organisasi di politik, sebelum pemekaran Daerah Bolaang Mongondow menjadi 3 Kabupaten dan I Kotamadya, Herson Mayulu pernah menjadi Wakil Ketua DPD I DPD Partai Golongan Karya (Golkar) Bolmong 2005. Dia juga menjadi Majelis Pemuda Indonesia (MPI) KNPI Bolmong sekaligus Wakil Ketua PC NU Bolmong 2007. Pada 2010, Herson menjabat Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan. Selanjutnya pada 2017 dia menjadi Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Provinsi Sulawesi Utara, dan menjadi Ketua Dewan Masjid Indonesia sampai saat ini.

Sebelum terjun ke politik, Herson Mayulu adalah Pegawai Negeri Sipil (PNS) 1987-2004. Kemudian dia menjadi Ketua Komisi C DPRD Bolmong 2004-2008, Wakil Ketua DPRD Bolmong 2007-2009. Selain di legislatif, karir politik di kursi ekeskutif dengan menjadi Bupati Bolaang Mongondow Selatan 2010-2015 dan 2016-2018 (Terhitung dua periode mengabdi), juga dicapainya. Kemudian, saat ini Herson Mayulu menjadi Caleg DPR RI nomor urut 2.

Herson Mayulu adalah orang baik yang mendedikasikan ide pemikiran cerdas serta pengabdian dirinya semata pada rakyat. Apa alasan memilih Herson Mayulu pada Pemilihan Legislatif (Pileg) 17 April 2019?

Ini alasanya!

Karena Herson Mayulu diusung oleh PDI Perjuangan, partai yang punya jaminan kuat dapat lolos dan melewati capaian ambang batas sebagai syarat perolehan kursi di DPR RI. Ambang batas ini populer disebut Parliamentary Treshold (PT).

Selain itu, PDI Perjuangan yang kini mengusung Herson Mayulu ke DPR RI dengan nomor urut 2, adalah partai politik yang akan menjadi pemenang pada Pemilu 2019. Ini dapat dibuktikan dengan survei LSI, Litbang Kompas. LSI mengunggulkan PDI Perjuangan akan memecahkan rekor kemenangan pemilu dua kali berturut-turut. Gunakan hak suara pada figur yang tepat seperti Herson Mayulu, diusung partai PDIP yang jelas akan lolos PT. Agar suara tidak sia-sia pada 17 April 2019.

Dalam beberapa survei juga, PDI Perjuangan mencatatkan angka elektabilitas hampir 30 persen suara Nasional. Angka ini telah sempurna dan melebihi PT yang ditetapkan 4 persen. Memilih caleg DPR RI, lihat juga presentase elektabilitas partainya mencapai berapa persen.

Siapa pun yang nantinya memberikan amanah dukungan suara kepada Hi Herson Mayulu pada 17 April 2019, suara yang diberikan tidak akan sia-sia dan sangat berpeluang mendapat keterwakilan kursi di DPR RI.

Herson Mayulu adalah tokoh Toleransi Provinsi Sulut. Dia mendapat penghargaan itu dari Persatuan Gereja Indonesia (PGI) Wilayah Sulawesi Utara dan Gorontalo pada pelaksanaan Festival Paskah Bolaang Mongondow Raya. Dia layak disebut tokoh pluralis multikultur.

Ini juga akan menjadikan Herson sebagai pembawa dan penjaga prinsip keberagaman sesama umat beragama di Provinsi Sulut yang berlatar belakang suku, agama, ras, etnik dan entitas kultur lainya berbeda-beda. Herson selalu membawa pesan damai dan kebahagiaan bagi rakyat dalam setiap langkahnya.

Herson juga adalah satu-satunya caleg DPR RI dari PDI Perjuangan yang berlatar belakang Muslim. Pertama dalam sejarah perjalanan politik PDI Perjuangan di Sulut.

Dalam konteks ini, Herson akan menjadi figur keterwakilan dari masyarakat di Bolaang Mongondow Raya (BMR), sekaligus keterwakilan figur Muslim. Secara khusus saat terpilih di DPR RI, dia akan menjadi wakil rakyat Sulut dari PDI Perjuangan yang pertama dari latar identitas Muslim.

Realitas ini menjadi bukti bahwa jati diri PDI Perjuangan adalah partai Nasionalis, yang menjadi rumah perjuangan bagi semua kalangan dan kelompok masyarakat, tanpa membedakan suku, ras, agama dan golongan. PDI Perjuangan partai Hebat!

Dalam hal penyelenggaraan pemerintahan, kemampuan Herson Mayulu tidak perlu diragukan. Dia menjadi satu-satunya orang yang mengagas lahirnya ide pemekaran Kabupaten Bolaang Mongondow menjadi 3 Kabupaten dan 1 Kota yakni Kotamobagu. Ini semua lahir dari idenya pada masa jabatan Bupati Bolmong saat itu, Marlina Moha Siahaan.

Bermodalkan Bupati Bolsel 2 periode yang memimpin lebih dari 74.517 masyarakat, Herson Mayulu memiliki kelebihan mengelola pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan menjadi sangat baik. Ini juga modal kuat yang dimiliki ketika dirinya berada di DPR RI. Dia memahami konsep pemerintahan dan bagaimana mewujudkan kesejahteraan rakyat. Di Bolsel dia juga memiliki segudang prestasi dan mendapat penghargaan pemerintah pusat.

Berada di nomor urut 2, membuat posisi Herson Mayulu sangat berpotensi meraih 1 kursi untuk PDI Perjuangan. Sebagai catatan sejarah, PDIP adalah satu-satunya partai di Sulut yang mampu mempersembahkan 2 kursi sekaligus di DPR RI sejak 2009. Selain itu, Herson memiliki modal elektabilitas tinggi, kerja tim pemenangan yang solid dan sebaran dukungan masyarakat meluas di 15 Kabupaten dan Kota di Sulawesi Utara.

Herson memiliki jiwa sosial tinggi dan selalu merawat silaturahmi dengan semua warga melalui konsep bermasyarakat yang baik. Sejak menjadi anggota DPRD Bolmong, menjadi Bupati 2 periode, kebiasaan dekat dengan masyarakat tak pernah berkurang sedikitpun.

Dia selalu menyambung silaturahmi dengan masyarakat melalui berbagai acara dan kegiatan sosial hingga harus turun ke pelosok desa. Berbagai unsur dan ragam masyarakat dia temui tanpa mengenal lelah. Menghadiri hajatan masyarakat, kegiatan organisasi, hingga acara keagamaan. Herson adalah orang yang memiliki jiwa sosial bermasyarakat kuat di Sulut. Apalagi, di Sulut sendiri, ada ungkapan Torang Samua Basudara dan Torang Samua Ciptaan Tuhan sebagai penguat kebersamaan dan merawat silaturahmi antar sesama.

Memiliki tim pemenangan yang bekerja sangat solid dan terstruktur dari tingkat Kabupaten/Kota, Kecamatan, Kelurahan dan Desa, pada survei CAP akhir 2018, di wilayah Bolaang Mongondow Raya (BMR), Herson Mayulu adalah peraih dukungan terbanyak dengan presentase elektabiltas pada angka 41 persen. Capaian ini khusus wilayah BMR yang pemilihnya mencapai 412.557 orang. Terbagi di Kotamobagu 89.415, Bolaang Mongondow 169.884, Bolaang Mongondow Selatan 44.790, Bolaang Mongondow Timur 51.964 dan Bolaang Mongondow Utara 56.504.

Akhirnya, alasan-alasan ini menjadi bekal utama dalam mendukung Hi Herson Mayulu dan memberikan amanah suara pada 17 April 2019. Herson sangat layak dan tepat. Serangkaian perjalanan dalam bidang karir politik serta di pemerintahan yang telah dilakukanya, adalah bukti nyata bahwa dia mampu berbuat yang terbaik untuk rakyat Sulawesi Utara, lebih khusus di Bolaang Mongondow Raya (BMR).

Bahkan, dalam perjalananya merawat silaturahmi dengan masyarakat Sulut di 15 Kabupaten dan Kota, dia menerima aspirasi dari kelompok masyarakat di perbatasan Talaud, Sangihe dan Sitaro. Dia juga telah menyerap aspirasi kelompok masyarakat urban di Kota Manado, Kota Bitung, Kota Tomohon dan Kotamobagu.

Dan yang paling banyak adalah, menemui dan menyerap aspirasi masyarakat petani serta nelayan untuk diberdayakan agar mereka menerima manfaat program yang diperuntukan untuk kehidupan lebih baik.

Selain itu, upaya melobi kembali peluang perubahan kebijakan pemerintah pusat terkait moratorium pemekaran daerah, sangat terbuka lebar bagi Herson Mayulu. Apalagi dirinya ada di PDI Perjuangan. Langkah ini akan dimulai melalui ruang politik dan pemerintahan di pusat. Untuk itu, persiapan administratif dan fasilitas dalam penguatan aspirasi demi terwujudnya Provinsi Bolaang Mongondow Raya (BMR) segera harus diwujudkan agar dapat sejalan dengan konsep penguatan yang akan dibawa Herson Mayulu di DPR RI.

Herson Mayulu adalah kekuatan politik Sulut dan BMR di Senayan. Gotong Royong Bersama Rakyat untuk Sulut Hebat. (ahr)

Berita Populer ( 30 hari )

To Top