Menu

Mode Gelap
Olimpiade Tokyo 2020: Kandas di Tangan Chen Long, Anthony Sinisuka Ginting Gagal ke Final Pesawat Sriwijaya Air Rute Jakarta-Pontianak Hilang Kontak

Berita Daerah · 10 Des 2025 20:23 WITA ·

Safari Natal Gubernur YSK ke Talaud dan Sangihe Batal Akibat Cuaca Ekstrem, BMKG Keluarkan Peringatan Resmi


Deny Mangala Perbesar

Deny Mangala

MANADO, kroniktotabuan.com – Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) resmi memberikan klarifikasi terkait batalnya kehadiran Gubernur Sulut, Yulius Selvanus Komaling (YSK), dalam agenda Safari Natal di Kabupaten Kepulauan Talaud dan Kabupaten Kepulauan Sangihe.

Juru Bicara Pemprov Sulut, Denny Mangala, menegaskan bahwa pembatalan tersebut murni disebabkan cuaca ekstrem, bukan karena faktor lain atau alasan politis.

Mangala yang juga menjabat sebagai Plt Kepala Dinas Kominfo sekaligus Asisten I Pemprov Sulut, mengungkapkan bahwa agenda Safari Natal sejatinya telah dipersiapkan jauh hari, lengkap dengan koordinasi bersama pemerintah kabupaten setempat.

Menurut jadwal, Gubernur YSK dijadwalkan berkunjung ke Talaud pada 8 Desember, lalu melanjutkan agenda ke Sangihe. Semua kesiapan teknis juga telah dituntaskan.

“Pemprov telah menyiapkan penerbangan charter Wings Air karena tidak ada penerbangan komersial ke dua wilayah tersebut pada tanggal yang dimaksud. Bantuan sosial juga sudah lebih dulu dikirimkan,” ujar Mangala.

Tim Protokol Pemprov Sulut bahkan telah diberangkatkan lebih awal menggunakan kapal laut dan sudah berada di lokasi. Namun pada 7 Desember, Pemprov menerima peringatan resmi BMKG mengenai potensi cuaca ekstrem, termasuk larangan penerbangan dan peringatan gelombang laut tinggi di wilayah kepulauan.

Menindaklanjuti peringatan tersebut, Pemprov Sulut segera menggelar rapat internal dan memutuskan menunda keberangkatan Gubernur demi keselamatan.

“Kondisi cuaca pada hari-hari berikutnya juga tidak memungkinkan. Gelombang laut tinggi dan tidak adanya moda transportasi yang aman membuat perjalanan sangat berisiko,” jelas Mangala.

Meski Gubernur YSK tidak hadir langsung, perayaan Natal di Talaud dan Sangihe tetap dilaksanakan. Acara dipimpin oleh masing-masing bupati, sementara sambutan resmi Gubernur dibacakan dalam kegiatan tersebut.

Bantuan sosial yang telah dikirim sebelumnya juga tetap didistribusikan kepada masyarakat atas nama Pemerintah Provinsi Sulut.

Mangala menegaskan bahwa isu yang menyebut Gubernur tidak peduli terhadap wilayah kepulauan adalah tidak benar. Pembatalan dilakukan semata-mata karena pertimbangan keselamatan dan mengikuti peringatan BMKG.

Pemprov Sulut menilai keputusan ini sekaligus menjadi edukasi agar masyarakat selalu mematuhi peringatan cuaca ekstrem, dan menghindari perjalanan berisiko.

“Pemerintah Provinsi berkomitmen menjadi teladan dalam mematuhi imbauan keselamatan. Keselamatan masyarakat adalah prioritas,” tegas Mangala.

(Chipta Molanu)

Artikel ini telah dibaca 20 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Iskandar dan Deddy Hadiri Musancab PDI Perjuangan se-BMR, Tegaskan Soliditas Partai Menuju 2029

18 Mei 2026 - 18:58 WITA

JBK Korban Dugaan Penipuan Sebut HK Tak Ada Itikad Baik, Berupaya Alihkan Kasus Pidana ke Perdata

14 Mei 2026 - 13:54 WITA

Komisi IV DPRD Muba Gelar RDP Bahas Perlindungan dan Pemenuhan Hak Buruh

13 Mei 2026 - 11:52 WITA

Bupati Iskandar Kamaru Hadiri Rakor KPK dan ATR/BPN

13 Mei 2026 - 11:47 WITA

HK Anggota DPRD Kotamobagu Diperiksa Kasus Dugaan Penipuan Rp300 Juta, Korban Dijanjikan Proyek

12 Mei 2026 - 12:10 WITA

Pemkab Muba Dorong Percepatan Penyelesaian AGHT Tol Trans Sumatera

6 Mei 2026 - 16:08 WITA

Trending di Berita Daerah