Menu

Mode Gelap

Berita Boltim

Sejumlah Pihak Kecam Kontraktor Sutet PLN yang Lakukan Pengerusakan Lahan Warga di Tobongon


6 Apr 2022 16:34 WITA


 Sejumlah Pihak Kecam Kontraktor Sutet PLN yang Lakukan Pengerusakan Lahan Warga di Tobongon Perbesar

KRONIK TOTABUAN – Dugaan pengrusakan lahan perkebunan di Desa Tobongon, Kecamatan Modayag, kembali terjadi.

Kali ini pelakunya diduga kontraktor pelaksana pekerjaan jaringan listrik tower Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (Sutet) milik Perusahaan Listrik Negara (PLN).

Hal ini dikatakan langsung Sangadi (Kepala Desa) Tobongon, Muhammad Elias saat bersua wartawan media ini.

Elias mengatakan pihak pelaksana atau kontraktor pekerjaan Sutet tersebut diduga sengaja membuang material tanah di lahan masyarakat.

Baca Juga: Disperindagkop-UKM Boltim Bakal Gelar Pasar Murah dalam Waktu Dekat

“Lokasi lahan yang dirusak tepatnya di jalan perkebunan Tobongon Lomboit kanan, berdekatan dengan perkebunan Desa Badaro, itu menjadi tempat pembuangan material dari proyek Sutet PLN,” ujar Elias, Rabu (06/04/2022).

Lanjut Elias mengatakan, awalnya dirinya mendapat laporan dari masyarakat pemilik lahan, selanjutnya ia bersama aparat desa lainnya langsung turun ke lokasi untuk mengecek kebenaran laporan tersebut.

“Setelah saya turun ke lokasi ternyata benar ada beberapa lahan milik warga yang rusak akibat tertimbun material tanah,” terangnya.

Elias pun meminta kepada pihak pelaksana pekerjaan proyek Sutet PLN untuk bertanggung jawab atas kerusakan lahan warga tersebut.

“Kami meminta kepada pihak pelaksana proyek sutet agar bertanggung jawab dengan kesalahan mereka yang telah merusak jalan lingkar perkebunan pisew desa Tobongon,” tegasnya.

Sementara itu, tokoh masyarakat Kecamatan Modayag, Rendi Korompot menyayangkan sikap kontraktor yang terkesan semena-mena dan tidak memperdulikan tanaman masyarakat sekitar.

“Dengan adanya kejadian ini sangat disayangkan pihak kontraktor pelaksana proyek ini terkesan mengabaikan keberadaan lahan warga yang berlokasi disekitar proyek, seharusnya pihak kontraktor tidak semena-mena dalam melakukan pekerjaan dengan mengabaikan lahan warga, jika kejadiannya sudah seperti ini maka warga juga yang dirugikan sebab komoditas atau tanaman mereka menjadi rusak,” tegasnya.

Sementara itu, pihak pelaksana pekerjaan Sutet PLN di Kabupaten Boltim, hingga berita ini diturunkan belum berhasil di konfirmasi.(bto)

Komentari
Artikel ini telah dibaca 108 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Lima Destinasi Wisata Wajib Dikunjungi di Kota Sekayu

12 Juni 2024 - 12:56 WITA

Bupati Iskandar Hadiri Paripurna, DPRD Bolsel Terima Pertanggungjawaban APBD 2023

11 Juni 2024 - 20:06 WITA

Pembukaan MTQ ke-XXX Sulut 2024 Kotamobagu; Wagub Steven Kagum, Meiddy Apresiasi Seluruh Panitia Pelaksana

11 Juni 2024 - 17:49 WITA

Serahkan Bantuan Alsintan Jenis Traktor Roda 4 untuk Petani, Ini Pesan Pj. Walikota Kotamobagu

11 Juni 2024 - 17:36 WITA

Jusnan Mokoginta Hadiri Kegiatan Moderasi Beragama FKUB Bolmong

11 Juni 2024 - 14:28 WITA

Pembukaan MTQ ke 30 Sulut di Kotamobagu  Berlangsung Meriah, Wagub Steven Puji Kinerja Panitia

11 Juni 2024 - 09:54 WITA

Trending di Berita Daerah