Menu

Mode Gelap

Berita Nasional

Vape Sangat Berbahaya Bagi Jantung, Ini Hasil Studi Terbaru


30 Des 2022 13:18 WITA


 ILUSTRASI: Vape bahaya bagi kesehatan jantung. Perbesar

ILUSTRASI: Vape bahaya bagi kesehatan jantung.

KRONIK TOTABUAN – Bagi pengguna rokok elektrik seperti vape, harus waspada karena studi terbaru mengungkap jika itu berbahaya bagi kesehatan jantung.

Hasil studi yang diterbitkan dalam jurnal Arteriosclerosis, Thrombosis and Vascular Biology dari American Heart Association melaporkan penelitian yang melihat vaping memengaruhi pembuluh darah dan kesehatan jantung.

Kedua studi, yang dilakukan pada manusia dan lainnya pada tikus, menemukan bahwa menghirup zat asing dari komponen spesifik uap rokok elektrik atau asap rokok, tampaknya memiliki efek buruk.

“Ribuan bahan kimia telah diidentifikasi dalam asap tembakau, beberapa di antaranya juga terdapat dalam aerosol rokok elektrik, baik sebagai bahan asli atau sebagai produk reaksi kimia dari proses pemanasan,” ungkap Dr Matthew L. Springer, Peneliti dan profesor kardiologi University of San Francisco dikutip dari laman Futurism, dilansir dari PMJ News pada Jumat (30/12/2022).

Dia mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa peneliti berusaha menemukan komponen asap atau uap rokok elektrik mana yang mungkin bertanggung jawab mengganggu kemampuan pembuluh darah untuk berfungsi secara efisien.

Dalam studi berbasis tikus, Springer dan timnya memaparkan tikus pada empat jenis asap rokok tradisional dan dua jenis gas dan nanopartikel karbon terkait dengan rokok elektrik.

Hal yang mengejutkan adalah gas dan partikel karbon memiliki efek kerusakan serupa dengan asap tembakau utuh, meskipun mewakili komponen kimia dan fisik asap yang sama sekali berbeda.

Dalam bahasa yang sederhana, meskipun terbuat dari bahan yang sama sekali berbeda, rokok elektrik dan rokok tradisional tetap sama-sama merusak pembuluh darah tikus.

Studi kedua menguatkan temuan tersebut dengan memeriksa 120 manusia dewasa. Hasilnya bahwa vaping dan merokok tampaknya menyebabkan perubahan yang terkait dengan penyakit jantung.

Mungkin salah satu implikasi terbesar dari penelitian ini, seperti yang dicatat oleh peneliti utamanya dalam siaran pers AHA, adalah bahwa hal itu mempersulit pekerjaan mengatur produk tembakau.

Jika dipertimbangkan secara hukum, temuan ini menunjukkan bahwa tindakan menghirup barang, dan bukan hanya bahan tertentu di dalam produk ini, tampaknya berbahaya.

Penting bagi regulator, dokter, dan masyarakat untuk menyadari bahwa merokok dan vaping dapat memiliki efek kardiovaskular berbahaya yang serupa. Akan tetapi setiap kondisi menyebabkan beberapa efek berbahaya yang tidak dimiliki oleh yang lain.

AHA juga bersikeras bahwa menggunakan kedua produk secara bersamaan dapat berdampak buruk bagi kesehatan seseorang. (*)

Sumber: PMJ News

Komentari
Artikel ini telah dibaca 32 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Tatong Lepas 92 Personel Kipan C Yonif 713 ke Kongo

4 Februari 2023 - 21:17 WITA

HMI Manado Komisariat Hukum Unsrat Gandeng AJI dan AMSI Gelar Pelatihan Jurnalistik

4 Februari 2023 - 06:54 WITA

Ketua KNPI Bolmong Serahkan Langsung Bantuan untuk Korban Banjir Manado

3 Februari 2023 - 15:32 WITA

Sekda Kotamobagu Lakukan Kunjungi MPP Kabupaten Bone Bolango

3 Februari 2023 - 10:14 WITA

Lakukan Kunjungan Silaturahmi dengan Walikota Gorontalo, Tatong Bahas Sejumlah Hal

3 Februari 2023 - 08:59 WITA

Kunjungi Wisata Pantai Botubarani, Tatong Dapat “Hadiah” dari Bupati Bone Bolango

2 Februari 2023 - 19:58 WITA

Trending di Berita Daerah