Advertorial

Setelah Forkopimda dan Nakes, Vaksinasi Covid-19 di Bolmong Lanjut untuk Petugas Pelayanan Publik

Setelah Forkopimda dan Nakes, Vaksinasi Covid-19 di Bolmong Lanjut untuk Petugas Pelayanan Publik

BOLMONG– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow (Bolmong) kembali menerima vaksin Covid-19 yang didistribusikan oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Sulawesi Utara, Kamis (4/3/2021).

Ada 1.000 dosis vaksin yang didistribusikan oleh Dinkes Sulut, setelah sebelumnya juga pada gelombang pertama, Pemkab Bolmong menerima 2.000 dosis vaksin covid-19 yang diperuntukan untuk Forkopimda dan Tenaga Kesehatan (Nakes).

Untuk pencanangan vaksinasi Covid-19 tahap satu dan dua pun sudah digelar, dimana tahap satu dilakukan pada 5 Februari 2021 dan tahap dua laksanakan pada 19 Februari 2021, tepatnya di pelataran Kantor Bupati Bolmong, Kecamatan Lolak.

Setelah Forkopimda dan Nakes, Vaksinasi Covid-19 di Bolmong Lanjut untuk Petugas Pelayanan Publik

Pencanangan tahap satu dan dua dilakukan langsung oleh Bupati Bolmong Yasti Soepredjo Mokoagow.

Hingga saat ini, jumlah penerima vaksinasi tahap pertama di Bolmong mencapai 82 persen, sedangkan untuk tahap dua sudah 50 persen.

Hal itu dijelaskan oleh Kepala Dinas (Kadis) Kesehatan Bolmong, dr Erman Paputungan, saat dikonfirmasi, Jumat (5/3/2021).

“Vaksinasi tahap satu itu sudah 82 persen, sementara untuk tahap dua baru sekitar 50 persen sambil menunggu perkembangan hingga hari ini. Kita menargetkan vaksinasi tahap satu selesai bulan ini juga, karena masih ada beberapa Nakes yang masih menunggu hasil pemeriksaan,” jelas Erman.

Sementara itu kata Erman, Dinkes Bolmong juga kembali menerima 1.000 dosis vaksin, dimana 1.000 dosis ini hanya diperuntukan untuk petugas pelayanan publik.

Setelah Forkopimda dan Nakes, Vaksinasi Covid-19 di Bolmong Lanjut untuk Petugas Pelayanan Publik


“Yang akan kami sasar terlebih dahulu adalah camat dan perangkatnya, Sangadi (Kepala Desa) hingga RT dan RW. Untuk  pelaksanaanya nanti vaksinasi akan digelar di seluruh puskesmas agar mempermudah,” ucapnya

Selain itu, ia pun mengedukasi masyarakat agar tak termakan berita bohong atau hoax terkait tidak amanya vaksin covid-19.

“Saya ingatkan lagi, vaksin ini sudah melalui uji klinis dari para ahli, sudah mendapat rekomendasi dari BPOM RI bahwa vaksin ini aman dan mendapat sertifikasi halal MUl. Presiden Republik Indonesia, bapak Joko Widodo juga sudah menjadi orang pertama yang menerima vaksin, di Bolaang Mongondow sendiri sudah 1.000 orang yang di vaksin termasuk didalamnya Wakil Bupati dan Sekda, tidak ada gejala atau tanda-tanda berbahaya, jadi tidak perlu takut, dan jangan percaya berita hoax yang mengatakan vaksin ini tidak aman,” ucap Erman.

Setelah Forkopimda dan Nakes, Vaksinasi Covid-19 di Bolmong Lanjut untuk Petugas Pelayanan Publik

Sementara itu, Dirut RSUD Datoe Binangkang yang juga sebagai Juru Bicara Satgas Covid-19 Bolmong Debby Dewi Kulo mengatakan, di RSUD Datoe Binangkang penerima vaksinasi Covid-19 tahap I sudah 278 orang dari target 298 orang.

“Sementara sisanya masih dalam status tunda yang rata-rata harus konsultasi ke dokter terlebih dahulu karena alasan medis yang belum memungkinkan untuk divaksin,” jelasnya.

Sementara itu, Apabila kesehatan mereka memungkikan dan sudah di perbolehkan oleh dokter ahli untuk menerima vaksin, mereka akan kami jadwalkan kembali untuk menerima vaksin.

Setelah Forkopimda dan Nakes, Vaksinasi Covid-19 di Bolmong Lanjut untuk Petugas Pelayanan Publik

“Untuk tahap kedua, yang sudah divaksin ada 219 orang dan masih ada 57 orang yang akan melakukan vaksin, pelaksanaannya perhari dengan rentang waktu tiap 2 minggu dari vaksinasi tahap pertama, kami masih memiliki waktu seminggu untuk mencapai target pada vaksinasi tahap kedua ini,” jelasnya.

Ia menjelaskan, vaksin terbukti aman, karena sejauh ini tidak ada gejalah atau Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) bagi penerima vaksin, kalu pun ada, itu hanya rasa mengantuk dan nafsu makan yang meningkat.

“Untuk efek-efek samping yang merugikan, sejauh ini tidak ada,” tandasnya. (adv)

To Top