Menu

Mode Gelap
Olimpiade Tokyo 2020: Kandas di Tangan Chen Long, Anthony Sinisuka Ginting Gagal ke Final Pesawat Sriwijaya Air Rute Jakarta-Pontianak Hilang Kontak

Berita Bolmong · 9 Okt 2019 16:22 WITA ·

Buka Latsar, Tahlis: Lulus CPNS Tak Otomatis Jadi PNS


Buka Latsar, Tahlis: Lulus CPNS Tak Otomatis Jadi PNS Perbesar

BOLMONG– Sekretaris Daerah (Sekda) Bolaang Mongondow (Bolmong) Tahlis Gallang membuka Latihan Dasar (Latsar) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) angkatan 1, di gedung Yadika, Desa Kopandakan II, Rabu (9/10/2019).

Kegiatan Latsar angkatan 1 diikuti 108 peserta. Latsar diselenggarakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolmong dan Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia (PPSDM) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Regional Makassar.

Latsar ini akan berlangsung selama 51 hari kerja, terbagi 21 hari pembelajaran on kampus atau klasikal, dan 30 hari off kampus atau kembali ke instansi perangkat daerah masing-masing peserta.

Sekretaris Daerah (Sekda) Tahlis Gallang dalam sambutanya menjelaskan, tujuan utama Latsar digelar di daerah, tak lain guna meminimalisir, waktu, tenaga dan biaya peserta.

“Coba bayangkan kalau dilaksanakan di luar daerah, pasti biaya peserta lebih banyak karena sifatnya on offl. Artinya pembebanan terhadap APBD dan beban pribadi terlalu tinggi,” kata Tahlis.

Dikatakan Sekda, Kendati sudah lulus dalam Tes Kompetensi Dasar (TKD) dan Tes Kompetensi Bidang (TKB) bukan berarti sudah menyandang status sebagai PNS.

“Maka itu saya katakan, Latsar merupakan satu rangkaian dengan proses penerimaan CPNS. Masih tersisa satu persyaratan, yaitu lolos di Latsar. Jika tak lulus di tes ini maka hilang sudah harapan. Keseriusan peserta sangat diperlukan,” jelasnya.

Sementara, Perwakilan PPSDM regional Makassar, Muhamad Haidir, Ap. S.Ip. Msi mengungkapkan Latsar CPNS penting diikuti karena merupakan syarat utama menjadi seorang PNS.

“Syarat lulus harus mumpuni secara akademis serta dituntut mampu dalam menyerap materi. Selain itu kesiapan sikis, perilaku dan mental harus disiapkan. Dalam penilaian jika ada satu nilai yang rendah berarti anda tidak berhak menjadi PNS,” katanya.

Ia menambahkan, Latsar tahun 2019 sedikit berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Dimana, disamping belajar di kelas, peserta juga harus menyusun karya kreatifitas yaitu harus membuat proposal aktualisasi guna penerapan pemberian pelayanan kepada instansinya maupun masyarakat luar.

“Akan ada ujian pemaparan proposal, saat pengujian, peserta harus sertai bukti lapangan, pengujinya pun akan diambil dari panitia pelaksana,” Imbuhnya.

Turut hadir pada kegiatan tersebut, Asisten III Ashari Sugeha, para Kepala SKPD Bolmong, serta para peserta Latsar CPNS. (len)

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Pemkab Bolmong Top! THR TPG 2025 Cair, Perhatian Yusra-Don untuk Guru Diapresiasi

5 Februari 2026 - 08:32 WITA

Cak Imin Lantik Yusra Alhabsyi Sebagai Ketua DPW PKB Sulut

4 Februari 2026 - 13:22 WITA

Tasyakuran Puncak Hari Amal Bakti Kemenag RI ke-80 Berlangsung Khidmat, Bupati Yusra: Terus Melayani Umat dan Merawat Kerukunan.

3 Januari 2026 - 17:43 WITA

Kemenag Bolmong Wisudakan 1.029 Santri

13 November 2025 - 16:09 WITA

YSK Peduli Bencana Bolmong, Wabup Don Ucapkan Terima Kasih, Bantuan Langsung Disalurkan ke Warga

31 Oktober 2025 - 19:21 WITA

Berkolaborasi Dengan Kemenag, Pemkab Bolmong Perdana Gelar Upacara Peringatan Hari Santri Nasional

22 Oktober 2025 - 13:25 WITA

Trending di Berita Bolmong