Berita Kotamobagu

Di Mongkonai, Botol Plastik Bekas Diolah Jadi Barang Bernilai

Di Mongkonai, Botol Plastik Bekas Diolah Jadi Barang Bernilai
Kroniktotabuan.com

KOTAMOBAGU- Botol plastik bekas ternyata masih memiliki nilai ekonomis dan bermanfaat jika didaur ulang. Sampah tersebut bisa dibuat menjadi aneka hiasan bunga dan lainnya.

Hal ini seperti yang dilakukan Ramanda Maleteng (36) Warga Kelurahan Mongkonai, Kecamatan Kotamobagu Barat.

Dengan kreativitasnya, Ia mampu membuat sejumlah pot bunga serta mendekorasi Hutan Kota Bonawang dengan memanfaatkan botol-botol plastik bekas tersebut.

“Bahannya saya beli di Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Banyak tumpukan botol-botol plastik disitu, sehingga saya coba daur ulang menjadi bahan yang berguna,” ujarnya.

Meski dengan sukarelanya, bapak tiga anak yang bermukim di tengah hutan kota ini kemudian mendapatkan inspirasi dari para pengunjung untuk mendekorasi wilayah tersebut guna lebih mempercantik hutan dan menarik para pengunjung.

“Untuk mendekorasi menggunakan bahan plastik botol ini memang tidak dibayar, hanya saja modal yang diberikan untuk pembelian bahannya seperti botol, Cat dan senar. Nah, bersama dengan saudara, maka saya coba daur ulang bahan bekas ini,” ujarnya

Kedepan, Ia berharap Pemerintah dapat membantu serta mendorong gagasannya untuk memanfaatkan bahan baku bekas plastik botol tersebut.

“Dulunya pot juga saya buat, tapi tidak lagi karena terkendala pemasaran. Yah, lumayan pendapatannya hasil penjualannya cukup baik, sehingga saya berharap pemerintah dapat membantu memasarkan produk kerajinannya agar lebih meluas,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Kotamobagu Agung Adati mengapresiasi ide dan gagasan Ramanda dalam mendekorasi wisata hutan kota dengan manfaatkan botol bekas.

“Tentu kita bangga dengan ide-idenya, dia dengan suka rela mempercantik hutan kota agar menarik para pengunjung. Nah, kedepan kita coba bantu dengan memberikan fasilitas yang memadai untuk kemudian dia bisa lebih memperindah suasana hutan tersebut,” katanya. (tr1/vdm)

To Top