
HUT ke-18 Bolsel, Iskandar Ajak Percepat Pembangunan
BOLSEL, kroniktotabuan.com – Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) menggelar upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-18 Kabupaten Bolsel di Alun-alun Molibagu, Kecamatan Bolaang Uki, Selasa (21/7/2026).
Upacara berlangsung khidmat dengan Bupati Bolsel, Iskandar Kamaru, bertindak sebagai inspektur upacara. Bupati hadir mengenakan pakaian adat khas Bolaang Mongondow bersama Wakil Bupati Deddy Abdul Hamid, menambah semarak peringatan hari jadi daerah.
Dalam amanatnya, Iskandar mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan usia ke-18 Bolsel sebagai momentum memperkuat persatuan, kebersamaan, serta mempercepat pembangunan demi mewujudkan daerah yang semakin maju dan mandiri.
Menurutnya, sejak resmi menjadi daerah otonom pada 2008, Bolsel telah mengalami transformasi yang signifikan. Dari wilayah yang dahulu dikenal sebagai daerah terluar dan tertinggal, kini Bolsel berhasil mencatat berbagai kemajuan serta meraih sejumlah prestasi di tingkat regional maupun nasional.
Bupati memaparkan sejumlah capaian indikator makro daerah. Pada 2025, pertumbuhan ekonomi Bolsel tercatat mencapai 4,92 persen. Angka kemiskinan turun menjadi 10,52 persen, dengan tingkat kemiskinan ekstrem berhasil ditekan hingga nol persen. Sementara itu, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) meningkat menjadi 70,54.
Tak hanya itu, Pemerintah Kabupaten Bolsel juga sukses mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI selama 12 tahun berturut-turut.
“Daerah ini milik kita bersama yang kita perjuangkan bersama. Oleh karena itu, menjadi tanggung jawab kita semua untuk menjaga dan memajukan daerah yang sama-sama kita cintai ini,” ujar Iskandar.
Meski dihadapkan pada kebijakan efisiensi anggaran, Iskandar menegaskan pemerintah daerah tetap memprioritaskan program-program yang berdampak langsung bagi masyarakat.
“Di tengah efisiensi anggaran, Pemkab Bolsel tetap memprioritaskan program yang bersentuhan langsung dengan warga,” katanya.
Ia menyebut sejumlah program strategis yang terus didorong, di antaranya peningkatan status RSUD Bolsel menjadi rumah sakit Tipe C, relokasi warga terdampak erupsi Gunung Ruang di Desa Modisi, serta pembangunan Kampung Tematik Ideal di Desa Motandoi Selatan. Selain itu, pemerintah daerah juga berkomitmen mengawal kejelasan status Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dan PPPK Paruh Waktu.
Sebagai terobosan baru, Pemkab Bolsel juga tengah menjajaki kerja sama Sister City dengan salah satu kota di Jepang. Kerja sama tersebut difokuskan pada pengembangan budidaya tuna dan lobster, pengiriman sekitar 200 pemuda Bolsel untuk mengikuti program magang di Jepang, serta pengembangan infrastruktur air bersih dan sektor pariwisata.
“Lewat inisiatif ini kami berharap dapat membuka peluang investasi, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta mempercepat pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Bolsel,” pungkas Iskandar.
Upacara HUT ke-18 Bolsel turut dihadiri jajaran Forkopimda, Ketua DPRD Bolsel Ariffin Olii, perwakilan kepala daerah se-Sulawesi Utara dan Provinsi Gorontalo, para tokoh pemekaran, pimpinan OPD, ASN, serta tokoh masyarakat.
Rangkaian peringatan ditutup dengan pemotongan kue ulang tahun, penyerahan santunan kepada masyarakat, serta pemberian piagam penghargaan kepada para pemenang berbagai perlombaan yang digelar dalam rangka memeriahkan HUT ke-18 Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan. (Infotorial)