Berita Bolmong

Kasus Perundungan Siswi di Bolmong Jadi Perhatian Nasional, Bupati Yasti Geram. Tim Kementerian Temui Korban, Pelaku dan Orang Tua

Kasus Perundungan Siswi di Bolmong Jadi Perhatian Nasional, Bupati Yasti Geram. Tim Kementerian Temui Korban, Pelaku dan Orang Tua
Bupati Bolmong Yasti Soepredjo Mokoagow. (dok)

BOLMONG– Kasus perundungan terhadap salah satu siswi SMK di Bolmong oleh sejumlah teman-temannya, menjadi perhatian serius di tingkat nasional.

Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA), Komnas Perlindungan Anak, dan Mabes Polri menaruh perhatian serius pada kasus ini untuk segera diselesaikan secara hukum.

Bupati Bolmong Yasti Soepredjo Mokoagow menyesalkan terjadinya kasus itu. Apalagi kata Yasti, kasus ini terjadi di lingkungan pendidikan yakni sekolah.

Yasti geram. Karena selain dari sisi kemanusian yang tidak etis, peristiwa itu dianggapnya juga mencoreng nama baik daerah yang selama ini susah payah dijaga dengan catatan prestasi.

“Ini betul-betul mencoreng nama baik daerah,” kata Yasti, Rabu (11/3/2020).

Baca Juga: DP3A Bolmong Dampingi Siswi SMK Korban Pelecehan

Yasti minta proses hukum segera dlakukan dengan tetap memperhatikan hak-hak anak. Apalagi baik korban maupun para pelaku semua masih di bawah umur.

Kapolres Bolmong AKBP Indra Permana mengatakan, lima pelaku perundungan sudah ditetapkan menjadi tersangka setelah dilakukan pemeriksaan dan gelar perkara.

“Alat bukti sudah cukup. Pasal dugunakan yakni pasal 82 UU No 35 b tahun 2014, tentang perlindungan anak.,” ungkap Permana.

Sementara itu, pagi tadi tim dari Deputi Kementeriaan PPPA datang ke Bolmong. Mereka menemui korban dan para pelaku, serta orang tua.

Turut menerima kedatangan tim tersebut Kepala Dinas PPPA Bolmong Farida Mooduto dan Kapolres Bolmong AKBP Indra Permana. (len/nza)

To Top