Berita Bolmong

Luring Dimaksimalkan di Sekolah Terpencil

Luring Dimaksimalkan di Sekolah Terpencil
Renti Mokoginta
Kroniktotabuan.com

BOLMONG- Banyak desa di Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) belum bisa menikmati jaringan internet dengan maksimal. Bahkan ada yang tidak ada jaringan sama sekali.

Kondisi itu sangat berpengaruh pada kegiatan belajar mengajar secara daring kepada anak didik di desa-desa tersebut. Tidak maksimal dan pembelajaran daring tidak bisa diakukan.

Untuk mengatasi masalah itu, Dinas Pendidikan Bolmong menggenjot pembelajaran secara luring di wilayah blank spot.

Menurut Kepala Dinas Pendidikan Renti Mokoginta, kunjungan guru ke rumah harus lebih dimaksimalkan. Pihaknya sudah memetakan daerah blank spot serta jumlah siswa di sana sehingga luring lebih terarah.

“Sudah ada jadwal di sekolah. Luring dilakukan kepada tiap kelompok siswa yang berisikan maksimal 7 siswa. Efektivitas waktu juga kita dapat kalau seperti ini,” ungkap Renti, Selasa (3/11/2020).

Meski luring, tetapi guru dan siswa wajib memerhatikan penerapan protokol kesehatan.

“Terutama 3M (Menggunakan masker, mencuci tangan dan menjaga jarak) harus selalu diperhatikan. Kami dinas akan selalu melakukan pengawasan dan evaluasi,” ujarnya.

Renti mengakui pandemi Covid-19 telah membuat kegiatan belajar mengajar tidak berjalan maksimal sebagaimana kalender pendidikan yang sudah disusun.

“Tetapi pandemi juga tidak boleh membuat kita menyerah. Ini justru tantangan buat guru, siswa dan orang tua wali. Bagaimana hak pendidikan siswa tetap didapat di tengah keterbatasan,” katanya.

Sampai saat ini kegiatan belajar mengajar di Bolmong belum dilakukan tatap muka langsung. (bto/zha)

Komentar

To Top