Menu

Mode Gelap
Olimpiade Tokyo 2020: Kandas di Tangan Chen Long, Anthony Sinisuka Ginting Gagal ke Final Pesawat Sriwijaya Air Rute Jakarta-Pontianak Hilang Kontak

Berita Kotamobagu · 4 Okt 2018 14:26 WITA ·

Sekda Kotamobagu: Menghilangkan Aset di Rujab Wakil Walikota Adalah Korupsi


Adnan Massinae Perbesar

Adnan Massinae

KOTAMOBAGU– Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu mengambil sikap terkait dengan hilangnya sejumlah aset di rumah jabatan (Rujab) Wakil Walikota. Apalagi sampai saat ini rujab tersebut tidak bisa ditempati oleh Wakil Walikota Nayodo Koerniawan.

Pasalnya, mulai dari sendok hingga tempat tidur tidak ada di rujab yang baru saja ditinggalkan oleh mantan Wakil Walikota Jainuddin Damopolii.

Sekda Kotamobagu, Adnan Massinae, kepada wartawan mengatakan, sudah menyampaikan soal hilangnya sejumlah aset di rujab  kepada mantan wakil walikota sebagai pengguna aset tersebut sebelumnya.

“Pemkot sudah menyampaikan kepada Pak Jainuddin tadi. Daftar aset yang sudah tidak ada ikut kita sampaikan,” ujar Adnan, Kamis (4/10/2018).

Adnan menegaskan, hilangnya aset di rujab wakil walikota merupakan tindakan yang masuk kategori korupsi. Apalagi jumlah aset hilang mencapai Rp826 juta.

Baca Juga: Sendok Hingga Tempat Tidur di Rujab Wawali Kotamobagu Diduga Hilang. Begini Penjelasan Jainuddin Damopolii!

“Di media kemarin Pak Jainuddin sudah memberikan pernyataan akan mengganti barang-barang yang hilang. Tapi tak semudah itu untuk mengganti aset hilang, ada prosedurnya. Proses pengembalian aset harus melalui audit, apakah audit internal atau eksternal melalui BPK,” katanya menjelaskan.

“Harus dicocokkan dengan registrasi. Barang yang dikembalikan harus sama dengan barang yang hilang, tidak bisa ditukar dengan barang lain. Dan Pemkot tak sembarang akan menerima sebelum selesai audit. Intinya harus menunggu hasil audit. Jadi baiknya kalau masih ada di tempat lain, itu dikembalikan,” saran Adnan.

Jainuddin Damopolii membenarkan telah menerima berita acara soal pemeriksaan aset di rujab wakil walikota.

Namun Jainuddin mengatakan, aset yang hilang belum tentu pihaknya yang menghilangkan atau mengambil.

“Saya sudah suruh kroscek ke bagian umum barang-barang apa yang hilang. Jika ada barang yang hilang, akan dicek ke orang-orang saya apakah mereka membawanya. Jika mereka membawanya, akan diganti,” ujar Jainuddin.

Jainuddin menambahkan, nilai aset yang mencapai Rp826 juta itu tak semua ada di rumah jabatan.

“Aset-aset yang ada di rudis hanya yang ada di daftar dan tak sebesar nilai Rp826 juta. Sebelumnya ada beberapa aset saya kembalikan ke bagian umum karena saya tak suka,” katanya. (zha)

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Pemkot Kotamobagu Dukung Pengembangan Kopi Street Katege Moon

30 April 2026 - 14:15 WITA

Ketua TP PKK Kotamobagu Kenakan Kain Lukis Khas Sulut pada Peringatan Hari Kartini

30 April 2026 - 14:12 WITA

Asisten III Pemkot Kotamobagu Buka Turnamen Sepak Bola Matali Cup V 2026

29 April 2026 - 14:06 WITA

Wakil Ketua Tim Pembina Posyandu Kotamobagu Pantau Pelayanan di Desa Kobo Kecil

29 April 2026 - 14:04 WITA

Wali Kota Kotamobagu Terima Kunjungan BPOM Bahas Pembentukan Kantor Operasional

29 April 2026 - 14:01 WITA

Pemkot Kotamobagu Gelar Upacara Hari Kartini dan Hari Otda 2026

29 April 2026 - 13:58 WITA

Trending di Berita Daerah