Menu

Mode Gelap
Olimpiade Tokyo 2020: Kandas di Tangan Chen Long, Anthony Sinisuka Ginting Gagal ke Final Pesawat Sriwijaya Air Rute Jakarta-Pontianak Hilang Kontak

Advertorial · 1 Sep 2021 14:45 WITA ·

DPRD Bolmong Menggelar 2 Agenda RDP


DPRD Bolmong Menggelar 2 Agenda RDP Perbesar

KRONIK TOTABUAN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow (Bоlmоng) menggelar dua agenda Rapat Dengar Pendapat (RDP), di Ruang Paripurna DPRD Bolmong, Selasa, (31/08/2021).

Dalam agenda RDP pertama, membahas tentang pengangkatan dan pemberhentian perangkat desa, pengelolaan dana desa, di Des Gogaluman, Kecamatan Poigar serta pelantikan BPD dan kesiapan menghadapi Pilsang Serentak.

Dalam RDP itu, Komisi Satu DPRD Bolmong mengundang Kadis DPMD Bolmong Deyselin T Wongkar. Selain itu, juga turut menghadirkan Sangadi (Kepala Desa) Gogaluman untuk dimintai keterangan.

Sangadi Gogaluman Elroy Wawointana berdasarkan laporan Bendaharanya Gabrela Viona Kendage atas pemecatan secara sepihak kepadanya.

Namun saat dimintai keterangan, Elroy mengatakan jika Bendahara itu hak prerogatif Sangadi.

“Berbeda dengan perangkat desa, itu harus dibuka seleksi. Tapi kalau bendahara itu hak prerogatif,” katanya.

Selain itu, ia menambahkan jika pergantian Bendahara itu berbeda dengan perangkat desa.

“Kalau perangkat desa itu harus ada rekomendasi dari Camat. Tapi kalau bendahara itu hak prerogatif Sangadi,” tegasnya.

Pendapat ini pun diterima oleh anggota Komisi I DPRD Bolmong Masri Daeng Masenge, I Wayan Gede, Tetti Kadi Mamonto, dan Nevi Mamonto.

“Sesuai aturan memang itu hak prerogatif dari Sangadi, tapi saya minta mungkin ada cara-cara yang lebih kekeluargaan agar tidak ada ribut-ribut nantinya,” ujar satu diantara anggota Komisi I Masri Daeng Masenge.

Sementara, dalam agenda RDP yang kedua, Komisi Satu DPRD Bolmong mengundang BKPP Bolmong. Dalam RPD kedua itu, mereka membahas implementasi peraturan pemerintah tentang management ASN, serta kuota CPNS dan PPPK.

Salah satu anggota Komisi I DPRD Bolmong Tetti Kadi Mamonto meminta tanggapan BKPP terkait intervensi dalam penerimaan CPNS, terutama untuk anak-anak daerah.

“Jadi jangan hanya masuk sebagai ASN di Bolmong itu masyarakat dari luar. Ketika mereka jadi hanya dua tahun lalu pindah lagi ke daerah mereka,” katanya.

Dirinya pun meminta agar BKPP punya solusi untuk anak-anak daerah. “Jangan jadikan Bolmong sebagai batu loncatan saja,” ungkapnya.

Sementara anggota Komisi I lainnya I Wayan Gede meminta agar BKPP lebih jeli terutama dalam hal lelang jabatan. Pasalnya saat ini Pemkab Bolmong sedang melakukan lelang jabatan hingga eselon II.

“Kami minta agar tempatkan orang-orang yang berkualitas untuk jabatan-jabatan strategis. Agar Bolmong bisa lebih maju nantinya,” ungkapnya.

Di tempat yang sama Kepala BKPP Bolmong Umarudin Amba mengatakan jika penerimaan CPNS di Bolmong terbuka bagi siapa saja.

“Jadi bukan hanya anak daerah saja, semuanya bisa ambil bagian dari penerimaan CPNS ini,” jelasnya.

Meski begitu, Amba menegaskan tak akan tutup mata atas nasib para anak-anak daerah di CPNS 2021.

“Intervensinya tetap ada, tapi tak banyak,” tandas Amba.(adv)

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Komisi IV DPRD Muba Gelar RDP Bahas Perlindungan dan Pemenuhan Hak Buruh

13 Mei 2026 - 11:52 WITA

Wakil Wali Kota Kotamobagu Lepas 48 Jemaah Calon Haji ke Tanah Suci

27 April 2026 - 13:15 WITA

Wali Kota Weny Gabib Teken Dokumen Kunci Revisi RTRW di Jakarta

2 April 2026 - 13:17 WITA

Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kotamobagu Sholat Tarawih Perdana di Masjid Agung Baitul Makmur

18 Februari 2026 - 17:41 WITA

HUT ke-116 Kotamobagu, Wali Kota Weny Gaib Tegaskan Inovasi dan Transformasi Digital

19 Januari 2026 - 12:26 WITA

DPRD Bolsel Pantau dan Kawal Peresmian SPPG Citra Cemerlang di Kecamatan Helumo

8 Desember 2025 - 14:11 WITA

Trending di Advertorial