Menu

Mode Gelap
Olimpiade Tokyo 2020: Kandas di Tangan Chen Long, Anthony Sinisuka Ginting Gagal ke Final Pesawat Sriwijaya Air Rute Jakarta-Pontianak Hilang Kontak

Berita Daerah · 18 Okt 2022 15:04 WITA ·

B2POM Manado Bersama Pemkot Kotamobagu Gelar FGD Pencegahan Kejahatan Obat dan Makanan


 B2POM Manado Bersama Pemkot Kotamobagu Gelar FGD Pencegahan Kejahatan Obat dan Makanan Perbesar

KRONIK TOTABUAN – Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (B2POM) di Manado melaksanakan Focus Group Discussion (FGD) Tentang Penggalangan Dukungan Pemangku Kepentingan dalam Rangka Cegah Tangkal Kejahatan Obat Dan Makanan, Selasa, 18 Oktber 2022, bertemoat di Hotel Sutan Raja, Kotamobagu.

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Asisten I Sekretariat Daerah (Setda) Kotambagu Bidang Pemerintahan, Teddy Makalalag mewakili Walikota.

Kegiatan tersebut adalah tindak lanjut hasil pengawasan dan penindakan yang dilakukan Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (POM) di Manado terhadap Obat Ilegal, Kosmetik Ilegal dan penyalagunaan Obat di Kota Kotamobagu Tahun 2022.

FGD dihadiri Kepala Balai Besar POM di Manado, Dra. Hariani, Apt, Unsur Forkopimda Kota Kotamobagu, Asisten Sekda Bidang Perkonomian, Sitti Rafiqah Bora, Kepala Kantor Kementrian Agama Kotamobagu Jamaluddin Lamato, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu.

Teddy Makalalag saat membacakan sambutan walikota Kotamobagu mengatakan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Balai Besar POM di Manado atas pelaksanaan FGD ini.

“Saya atas nama pribadi dan jajaran Pemerintah Kota Kotamobagu ingin menyampaikan apresiasi yang tinggi disertai ucapan terima kasih yang sebesar – besarnya kepada pihak Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan – Manado, yang hari ini melaksanakan focus group discussion tentang penggalangan dukungan pemangku kepentingan dalam rangka cegah tangkal kejahatan obat dan makanan di Kota Kotamobagu,” ucap Teddy.

Teddy menjelaskan cepatnya perkembangan globalisasi dan kemajuan digitalisasi, serta dengan adanya pandemi Covid–19, sangat mempengaruhi pola peredaran konsumsi obat dan makanan pada masyarakat.

“Termasuk menggeser cara promosi dan distribusi produk, yang memberi kemudahan bagi masyarakat, namun perubahan ini juga sering disalahgunakan oleh para pihak yang tidak bertanggungjawab untuk menciptakan modus – modus baru untuk mengedarkan produk – produk obat dan makanan ilegal yang akhirnya dapat berbahaya bagi kesehatan masyarakat,” lanjutnya.

Dirinya memgatakan bahwa upaya pemberantasan peredaran obat dan makanan ilegal dan penyalahgunaan obat, sangat membutuhkan perhatian dari semua pihak.

“Mengingat kejahatan di bidang obat dan makanan ini, merupakan kejahatan yang menyasar kepada kelompok rentan seperti anak – anak, wanita hamil, orang sakit, dan lanjut usia dan menjadi ancaman serius terhadap kesehatan masyarakat serta akan berdampak dan merugikan pada aspek ekonomi maupun sosial,” jelas Teddy.

Dikatakan Teddy bahwa Pemkot Kotamobagu menyambut baik dilaksanakannya focus group discussion tentang penggalangan dukungan pemangku kepentingan dalam rangka cegah tangkal kejahatan obat dan makanan.

“Hal ini sebagai bagian dari upaya kita semua dalam rangka untuk pemberantasan peredaran obat dan makanan ilegal di daerah ini,” pungkasnya.(Retho Bambuena)

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Kejari Kotamobagu, Apa Kabar Penanganan Dugaan Korupsi Dana Hibah di Bawaslu?

5 Mei 2026 - 14:00 WITA

Bupati Bolsel Hadiri Pelantikan Tahlis Gallang Sebagai Sekprov Sulut

4 Mei 2026 - 19:20 WITA

Bhayangkara Fun Run 2026 Jadi Magnet Olahraga, Sekayu Dipadati Pelari dari Berbagai Daerah

4 Mei 2026 - 13:30 WITA

HUT ke-20 Pinteng, Bupati Tegaskan Peran Strategis dalam Lahirnya Bolsel

28 April 2026 - 13:19 WITA

Pemkab Bolsel Percepat Legalitas Tanah Rakyat, Gelar Rakor Inver PPTPKH

23 April 2026 - 14:12 WITA

Bolsel FC dan Persma 1960 Terima Bonus Usai Lolos Liga 4 Nasional

21 April 2026 - 18:52 WITA

Trending di Berita Bolsel