Berita Bolsel

Bantuan Sembako dan BST Tekan Angka Kemiskinan di Bolsel

kemiskinan diperdebatkan bukan dituntaskan

BOLSEL – Dampak pandemi Covid-19 yang terjadi sampai saat ini, ikut mempengaruhi angka kemiskinan di Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel). Bahkan mengalami peningkatan hingga mencapai 36.573 jiwa.  Hal ini dikatakan Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Nasruddin Gobel, Selasa (14/7/2020).

Menurutnya, data ini sebagaimana terdaftar pada Data Terpadu Kesejahteraan Sosial. Dia menjelaskan, faktor utama yang menjadi penyebab peningkatan angka kesmiskinan adalah banyak warga yang kehilangan pekerjaan tetap akibat wabah Pandemi Covid-19. Masyarakat tidak dapat bekerja dengan normal.


“Ada beberapa faktor yang menyebabkan peningkatan angka kemiskinan di Bolsel. Diantaranya warga yang bekerja diluar daerah kemudian kehilangan pekerjaannya dan mereka kembali lagi ke Bolsel,” ungkap Nasruddin.

Untuk mengantisipasi warga yang kehilangan pendapatan, Pemerintah Daerah (Pemda) Bolsel membantu dengan cara menyalurkan bantuan seperti Sembilan bahan pokok (sembako) hingga BST.

“Alhamdulillah, langkah pembagian sembako ini disambut baik oleh masyarakat yang terdampak covid-19 ini,” katanya. (wdm/ahr)

To Top