Dpc Pdip Kotamobagu
Berita Bolsel

Halalbihalal di Desa Matani, H2M: Perbedaan Adalah Kekuatan

H2M menyampaikan hikmah halalbihalal
Kroniktotabuan.com

BOLSEL– Bupati Bolaang Mongondow (Bolsel), H Herson Mayulu (H2M), menghadiri dan memberikan hikmah Halalbihalal di Masjid Al Hikmah Desa Matani I, Kecamatan Tumpaan, Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel), Minggu (15/7/2017).

H2M didampingi Wakil Bupati Minsel, Frangky Wongkar, sejumlah anggota DPRD Minsel, Camat, Kumtua, Kapolsek Tumpaan dan Majelis Taklim.

Ketua Panitia, Lukman Senduk, menyambut kedatangan H2M bersama rombongan.

“Selamat datang di masjid Al-Hikmah Matani I. Momen kegiatan ini dilaksanakan karena saat momen Idul Fitri, barang kali ada yang belum sempat bertemu dan saling memaafkan. Kita perkuat kembali hubungan antar sesama,” kata Lukman.

Sementara itu, Ustadz Rasyid Tambipi menyampaikan, halalbihalal adalah momentum saling memaafkan. “Kita melaksanakan puasa, nuzul quran, membayar zakat fitrah, salat idul fitri, dan halalbihalal untuk kita saling bersilahturahmi memaafkan sesama umat,” ujar Rasyid.

Dia menjelaskan, ketika bersilahturahim maka hukumnya menjadi wajib untuk mendekatkan diri kita sesama manusia atau rela merelakan mengikhlaskan.

Sementara, H2M saat memberikan hikmah halalbihalal menyampaikan dua hal penting, saling memaafkan dengan ihklas dan menyambung silahturahmi.

Kata H2M,  halalbihalal dalam konteks keindonesiaan, tidak hanya kita sesama umat Islam saja, tetapi juga kepada semua agama. “Sebagaimana tema yang ada yakni kita pererat ukhuwah insaniah dan bersatu menolak terorisme dan radikalisme. Kita manusia adalah sama karena semua ciptaan tuhan,” jelas Herson.

“Hanya saja, dari segi kepercayaan iman, kita berbeda. Tetapi perbedaan itu yang menjadikan kita bangsa Indonesia kuat. Khusus di Desa Matani ini, terus jaga toleransi antar umat di tengah kemajemukan. Inilah salah satu manfaat kita bertemu di forum halalbihalal ini,” kata Herson.

Wakil Bupati Minsel, Frangky Wongkar mengatakan, ceramah dari para ulama adalah bagian dari pendidikan agama dalam membentuk manusia yang berkarakter. “Oleh sebab itu, mari kita terus hidup damai dan menjaga persatuan dan persaudaraan,” pungkas Frangky. (ahr)

To Top