Menu

Mode Gelap
Olimpiade Tokyo 2020: Kandas di Tangan Chen Long, Anthony Sinisuka Ginting Gagal ke Final Pesawat Sriwijaya Air Rute Jakarta-Pontianak Hilang Kontak

Berita Bolmong · 1 Mei 2020 21:11 WITA ·

Jaga Ketahanan Pangan, Pemkab Bolmong Mulai Bagikan Benih Jagung Manis dan Pupuk


 Jaga Ketahanan Pangan, Pemkab Bolmong Mulai Bagikan Benih Jagung Manis dan Pupuk Perbesar

BOLMONG– Antisipasi menurunnya produksi pangan di tengah wabah virus Korona atau Covid-19, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow (Bolmong) melalui Dinas Perkebunan mulai menyalurkab bibit jagung manis untuk ditanam warga.

Hal itu disampaikan langsung Kepala Dinas (Kadis) Perkebunan Bolmong, Taufik Mokoginta, Jumat (1/5/2020).

Ia mengungkapkan, penyaluran itu dilakukan guna menyiapkan program ketahanan pangan individu. Untuk wilayah pertama, pupuk dan benih jagung manis telah disebar di wilayah Pantai Utara (pantura) melalui titik penanaman pada sentra-sentra kecamatan.

“Saat ini baru disalurkan di wilayah Pantura. Untuk wilayah lainnya menyusul. Pembagian tiap titik dapat 5 saset, dengan jumlah per sasetnya kurang lebih 3000 benih beserta pupuk kompos,” ungkapnya.

Sementara untuk cara penanaman diatur setiap 10 hari. Dengan begitu kata dia, panen di Kabupaten Bolmong bisa terus berlangsung secara terus menerus selama 1 hingga 2 bulan ke depan.

“Dari penanaman hingga panen di kawal langsung oleh Dinas Perkebunan, serta para koordinator PPL di masing-masing wilayah agar tepat sasaran saat penyaluran kepada masyarakat. Baik yang kurang mampu maupun warga yang terkena dampak Covid-19. Karena jika itu terlaksana dengan baik, imbasnya akan memberikan dampak ekonomi langsung ke masyarakat,” katanya.

Sebelumnya, Bupati Bolmong Yasti Soepredjo Mokoagow sudah berpikir jangka panjang jika krisis pangan terjadi akibat Covid-19 dengan menginstruksikan kepada masyarakat untuk memanfaatkan lahan tidur dan pekarangan dengan menanam.

“Semua itu bertujuan untuk mengantisipasi kebutuhan pangan akibat potensi berkepanjangannya krisis Covid-19,” kata Yasti beberapa waktu lalu.

Selain itu, terkait ketahanan pangan individu ini, Sekda Bolmong Tahlis Gallang pun pernah menghimbau kepada masyarakat Bolmong lewat analis cerdasnya. Bahkan melalui akun sosial medianya, ia berujar agar setiap warga yang memiliki sawah, ladang, kebun dan pekarangan supaya tidak membiarkan lahan tidur.

“Kemampuan pemerintah untuk penyediaan bahan pangan hanya mampu bertahan paling lama selama 6 bulan. Sembilan Bahan Pokok (Sembako) maupun Bantuan Langsung Tunai (BLT) berapapun nomilanya yang disediakan oleh pemerintah, tak ada artinya lagi bila tidak ada stok pangan yang hendak dibeli,” ujar Tahlis. (len)

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 2 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Pemkab Bolmong Top! THR TPG 2025 Cair, Perhatian Yusra-Don untuk Guru Diapresiasi

5 Februari 2026 - 08:32 WITA

Cak Imin Lantik Yusra Alhabsyi Sebagai Ketua DPW PKB Sulut

4 Februari 2026 - 13:22 WITA

Tasyakuran Puncak Hari Amal Bakti Kemenag RI ke-80 Berlangsung Khidmat, Bupati Yusra: Terus Melayani Umat dan Merawat Kerukunan.

3 Januari 2026 - 17:43 WITA

Kemenag Bolmong Wisudakan 1.029 Santri

13 November 2025 - 16:09 WITA

YSK Peduli Bencana Bolmong, Wabup Don Ucapkan Terima Kasih, Bantuan Langsung Disalurkan ke Warga

31 Oktober 2025 - 19:21 WITA

Berkolaborasi Dengan Kemenag, Pemkab Bolmong Perdana Gelar Upacara Peringatan Hari Santri Nasional

22 Oktober 2025 - 13:25 WITA

Trending di Berita Bolmong