Menu

Mode Gelap
Olimpiade Tokyo 2020: Kandas di Tangan Chen Long, Anthony Sinisuka Ginting Gagal ke Final Pesawat Sriwijaya Air Rute Jakarta-Pontianak Hilang Kontak

Berita Daerah · 12 Apr 2018 16:54 WITA ·

Ketua DPD dan Mendes PDTT Buka Seminar Dana Desa di Kotamobagu


Ketua DPD dan Mendes PDTT Buka Seminar Dana Desa di Kotamobagu Perbesar

KOTAMOBAGU– Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia (RI), Oesman Sapta Odang, membuka seminar regional dengan tema Implementasi Undang-Undang (UU) Nomor 6 Tahun 2014 Tentang Desa Untuk Kedaulatan Desa, di Ballroom Hotel Sutan Raja Kotamobagu, Kamis (12/4/2018).

Oesman Sapta menjelaskan bahwa saat ini, Pemerintah Indonesia telah menetapkan UU Nomor 6 tahun 2014 Tentang Desa, dimana UU mengatur bahwa seluruh program pemerintah yang masuk ke desa termasuk program pemberdayaan masyarakat, dialihkan menjadi dana desa yang akan dikelola secara mandiri oleh pemerintah dan masyarakat desa.

“UU harus diterapkan memakai rasa untuk pengentasan kemiskinan,” ujar Oesman saat membuka seminar ini.

Lanjut Oesman, Pemerintah Pusat secara bertahap telah mengalokasikan dana desa kepada seluruh desa di Indonesia yang jumlahnya mencapai hampir 75.000 desa.

“Pada tahun 2017 total alokasi dana desa telah mencapai Rp60 triliun yang mengalami kenaikan sebesar 28% dari tahun 2016 sebesar Rp49,98 triliun,” ungkapnya.

Dia juga menyambut baik program Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) yang mengusulkan pembangunan sub penyalur BBM dilakukan dengan menggunakan dana desa.

“Karena ada minyak subsidi yang sampai ke rakyat harganya mahal, maka wajib hukumnya pompa-pompa bensin penyalurannya melalui pompa-pompa desa,” ujar Oesman.

Sementara itu, Menteri Desa, Pembangunan  Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Eko Putro Sandjojo, dalam sambutannya menjelaskan bahwa dana desa yang digelontorkan Rp20,67 triliun di tahun 2015 terserap 82 %. Di tahun 2016, anggarannya dinaikkan dua kali menjadi Rp46,98 triliun terserap 97,65%,  dan di tahun 2017 dengan dana Rp60 triliun penyerapannya sebesar 98,41%.

“Kita diminta melakukan pendampingan agar lebih baik, sehingga tahun 2016 penyerapannya naik jadi 97 persen, dan kini Pak Presiden sedang mencanangkan padat karya tunai,” terang Eko.

Setelah membuka seminar, Oesman Sapta Odang dan Eko Putro Sandjojo mengunjungi Desa Bilalang 1, Kecamatan Kotamobagu Utara,  sebagai salah satu desa yang sukses mengelola dana desa dan telah melakukan padat karya tunai.

Pjs Walikota Kotamobagu, Muhammad Mokoginta bersama seluruh kepala SKPD, lurah dan sangadi menjadi peserta seminar ini. (rza)

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Iskandar dan Deddy Hadiri Musancab PDI Perjuangan se-BMR, Tegaskan Soliditas Partai Menuju 2029

18 Mei 2026 - 18:58 WITA

JBK Korban Dugaan Penipuan Sebut HK Tak Ada Itikad Baik, Berupaya Alihkan Kasus Pidana ke Perdata

14 Mei 2026 - 13:54 WITA

Komisi IV DPRD Muba Gelar RDP Bahas Perlindungan dan Pemenuhan Hak Buruh

13 Mei 2026 - 11:52 WITA

Bupati Iskandar Kamaru Hadiri Rakor KPK dan ATR/BPN

13 Mei 2026 - 11:47 WITA

HK Anggota DPRD Kotamobagu Diperiksa Kasus Dugaan Penipuan Rp300 Juta, Korban Dijanjikan Proyek

12 Mei 2026 - 12:10 WITA

Pemkab Muba Dorong Percepatan Penyelesaian AGHT Tol Trans Sumatera

6 Mei 2026 - 16:08 WITA

Trending di Berita Daerah