Berita Bolmong

Latsar CPNS Bolmong Dibuka, Ini Harapan Bupati Yasti

Foto Berita Bolmong
Bupati Yasti Soepredjo Mokoagow membuka Latsar CPNS Bolmong formasi 2019.

KRONIK TOTABUAN – Pelatihan Dasar (Latsar) CPNS Bolaang Mongondow (Bolmong) formasi tahun 2019 dibuka Bupati Yasti Soepredjo Mokoagow, Rabu (13/10/2021), di gedung Bagas Raya Yadika, Desa Kopandakan II.

Latsar CPNS formasi 2019 Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolmong tersebut bekerjasama dengan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).

Bupati Yasti dalam sambutannya mengapresiasi kepada Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Sulut, karena berkenan memberikan izin dan persetujuan kerjasama sehingga kegiatan Latsar CPNS di lingkup Pemkab Bolmong tahun 2021, dapat terlaksana sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

Yasti juga menyampaikan ucapan selamat kepada para CPNS formasi 2019 yang mengikuti Latsar, karena merupakan syarat wajib yang harus diikuti oleh CPNS.

“Kalau tidak diadakan Latsar ini, maka kalian (CPNS) tidak berhak untuk menjadi PNS 100 persen, jadi harus serius mengikuti Latsar ini, saya berharap semoga semuanya lulus,” ucap Yasti.

Baca Juga: Yasti Buka Muscab Gerakan Pramuka

Lanjutnya, PNS merupakan unsur utama SDM di dalam sebuah birokrasi, dimana ASN mempunyai peranan penting dan strategis dalam menentukan keberhasilan penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan.

“Di tangan dan pundak kalian, keberhasilan pembangunan di Kabupaten Bolmong dipertaruhkan. Ingat dari ribuan pendaftar, kalian yang terpilih untuk menjadi ASN yang terbaik di lingkup Pemkab Bolmong,” kata Yasti.

Jelas Yasti, sosok PNS diwujudkan dengan sikap dan perilaku yang penuh dengan kesetiaan dan ketaatan kepada negara, bermental baik dan sadar akan tanggungjawabnya sebagai pelayan publik serta mampu menjadi perekat persatuan dan kesatuan bangsa.

“Sehingga untuk dapat membentuk karakter itu, maka seorang CPNS harus terlebih dulu diberikan pembinaan melalui jalur pendidikan dan pelatihan dalam bentuk Latsar saat ini,” jelas Yasti.

Tambahnya, Latsar CPNS ini diselenggarakan untuk memberikan pengetahuan dalam rangka pembentukan wawasan kebangsaan, kepribadian dan etika CPNS.

“Selain itu, tujuan dari Latsar ini adalah untuk membangun integritas moral, kejujuran, semangat dan motivasi nasionalisme dan kebangsaan, karakter kepribadian yang unggul dan bertanggungjawab serta membangun profesionalisme dan kompetensi bidang,” kata Yasti.


Yasti mengatakan, baik atau buruknya kualitas pelayanan terhadap masyarakat sangat ditentukan oleh kompetensi yang dimiliki CPNS sebagai aparatur pemerintah.

“Untuk itu saya minta kepada para peserta Latsar agar mengikuti pelatihan ini secara sungguh-sungguh, penuh konsentrasi dan penuh tanggungjawab, sehingga ilmu yang diberikan dapat diserap dengan baik agar menjadi aparatur yang profesional dalam melksanakan tugas dan tanggungjawab,” pintah Yasti.

Yasti juga meminta kepada para peserta Latsar agar bekerja dengan baik, landasi diri dengan disiplin kerja dan disiplin waktu, patuhi segala aturan dan ketentuan yang berlaku dan jauhi apa yang menjadi larangan bagi ASN.

“Ingat bahwa status ASN atau PNS dapat diberhentikan, baik dengan hormat maupun tidak hormat jika melanggar peraturan yang telah ditetapkan,” imbuh Yasti.

Selain itu, ia juga berharap kepada para instruktur, tenaga pengajar dan mentor, agar dapat memberikan oengetahuan dan wawasan kepada peserta Latsar CPNS tentang bagaimana menjadi admin negara dan pelayan masyarakat yang baik, sehingga nantinya dapat menjadi aparatur pemerintah yang sadar akan hak dan kewajibannya kepada masyarakat, daerah dan negara.

Sementara, Secara virtual Kepala Badan Pengembangan SDM, Marhaen Royke Tumiwa dalam penyampaiannya mengatakan, secara administrasi pelaksanaan Latsar merupakan persyaratan wajib bagi CPNS untuk menjadi ASN seutuhnya.

“Setiap CPNS hanya diberikan kesempatan satu kali mengikuti, kami pun selaku jajaran Pemprov Sulut sepakat bekerjasama dengan Pemkab Bolmong untuk mengikuti metode Peraturan LAN nomor 1 tahun 2021 tentang Latsar CPNS golongan dua dan 3 tiga,” kata dia

Lanjutnya, Proses pembelajaran ada tiga agenda yang ditempuh dua tahap.

“Ada tiga agenda yang ditempuh dalam dua tahap, pembelajarannya selama 51 hari, selang waktu ini para peserta akan mendapatkan proses pembelajaran dengan beberapa metode baik dilakukan secara sinkronis maupun unsinkronis. Proses pembelajaran telah disepakati bersama dilakukan secara daring dengan memperhtikan prokes secara ketat,” kata dia menjelaskan.

Ia berharap pelaksanaan pelatihan tersebut berjalan baik sebagaimana harapan serta tujuan dari Pemkab Bolmong untuk menciptakan calon PNS yang memiliki jiwa Akuntabel, Kompetensi, Harmoni, Loyalitas, Adaptif dan Kolaboratif. (falen)

Jangan lupa bagi para pembaca bisa baca berita selanjutnya dan pantau situs KronikTotabuan.com yang akan terus memberikan informasi menarik lainnya.

To Top