
Pertamina Salurkan Material Bangunan, Warga Terdampak Gempa Bitung Mulai Bangun Kembali Rumah
BITUNG, kroniktotabuan.com – Upaya pemulihan pascagempa di sejumlah titik di Kota Bitung mulai menunjukkan perkembangan. Sejumlah warga terdampak kini terlihat bergotong royong memperbaiki hunian mereka dengan material bangunan yang baru saja disalurkan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat.
Pantauan di lapangan, bantuan berupa semen, besi, hingga batako mulai dimanfaatkan untuk memperbaiki rumah-rumah yang mengalami kerusakan. Selain itu, material batu alam juga disiapkan untuk mendukung perbaikan fasilitas kantor BPBD Kota Bitung yang ikut terdampak.
Beberapa warga penerima bantuan seperti Walangitan Baudu dan Ibrahim Bidamin tampak mulai melakukan perbaikan bertahap. Mereka mengaku bantuan material sangat dibutuhkan, terutama karena sebagian besar kerusakan terjadi pada struktur bangunan.
Penyaluran bantuan ini melibatkan sejumlah pihak, termasuk unsur pemerintah kelurahan dan kecamatan, serta dukungan dari Pertamina Patra Niaga Integrated Terminal Bitung. Proses distribusi dilakukan dengan pendampingan langsung untuk memastikan kebutuhan prioritas warga dapat terpenuhi.
Integrated Terminal Manager Bitung, Arman Prastiono, mengatakan pihaknya berupaya hadir dalam masa pemulihan, tidak hanya pada saat tanggap darurat, tetapi juga hingga masyarakat dapat kembali menjalani aktivitas secara normal.
“Yang dibutuhkan saat ini adalah percepatan pemulihan. Karena itu kami fokus pada bantuan yang langsung bisa digunakan warga untuk memperbaiki rumah mereka,” ujarnya saat ditemui di lokasi penyaluran.
Sementara itu, Area Manager Communication, Relation, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, menekankan pentingnya kerja sama lintas pihak dalam penanganan bencana.
Menurutnya, kolaborasi dengan pemerintah daerah menjadi faktor penting agar bantuan tidak hanya cepat tersalurkan, tetapi juga tepat sasaran sesuai kebutuhan di lapangan.
Di sisi lain, Kepala Pelaksana BPBD Kota Bitung, Fivy Yurico Kadeke, mengungkapkan bahwa dukungan material bangunan menjadi salah satu kebutuhan paling mendesak dalam fase pemulihan saat ini.
“Banyak warga yang rumahnya rusak dan membutuhkan material untuk mulai memperbaiki. Bantuan seperti ini sangat membantu mempercepat proses tersebut,” katanya.
Meski proses pemulihan masih berlangsung, aktivitas warga di sejumlah wilayah terdampak mulai kembali berjalan. Namun, sebagian warga masih membutuhkan dukungan lanjutan, terutama untuk perbaikan total rumah yang mengalami kerusakan berat.
Pemerintah daerah bersama pihak terkait terus berupaya memastikan distribusi bantuan berjalan merata, seiring dengan percepatan rehabilitasi infrastruktur di wilayah terdampak.***