Menu

Mode Gelap

Berita Bolmong

Ratusan Anak di Bolmong Keracunan Setelah Konsumsi Susu Bantuan, Berikut Data Lengkapnya!


23 Okt 2023 18:59 WITA


 Ratusan anak di Bolmong keracunan susu. (Foto: Istimewa/tangkapan layar) Perbesar

Ratusan anak di Bolmong keracunan susu. (Foto: Istimewa/tangkapan layar)

KRONIK TOTABUAN – Ratusan anak di Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) diduga alami keracunan setelah mengonsumsi susu bantuan dari pemerintah, Senin (23/10/2023).

Anak-anak yang merupakan siswa di tiga sekolah dasar (SD) yakni SDN 1 Lolak, SDN 1 Motabang, dan SDN 2 Tom Bolango, harus dilarikan ke Rumah Sakit Umum Datoe Binangkang (RSUDB) dan Puskesmas terdekat karena alami sakit perut, pusing, mual, muntah, sakit kepala, hingga sesak nafas.

Kepala Dinas Kesehatan Bolmong, Julin Papuling, mengungkapkan bahwa anak-anak tersebut diduga keracunan setelah konsumsi susu dan makanan tambahan spring roll, serta nuget ayam yang terinformasi merupakan bantuan dari Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).

Julin mengatakan, sebanyak 197 anak dari tiga sekolah yang harus ditangani di Puskesmas Lolak dan RSUDB.

124  anak ditangani di RSUDB dan . Setelah ditangin beberapa langsung dibolehkan pulang ke rumah.

“Masih ada 56 anak sedang dirawat. Sisanya sudah dibolehkan pulang tetapi terus dipantau,” ucap Julin.

Sementara itu, Sekda Bolmong Tahli Gallang turun langsung melihat penanganan ratusan anak yang diduga keracunan tersebut. Ia meminta dinas terkait untuk memberikan perhatian serius terhadap pemulihan kondisi anak-anak.

“Pemerintah akan terus melakukan kontrol terhadap kondisi anak-anak ini,” kata Tahlis saat meninjau di RSUDB.

Terpisah, Kepala Dinas Pangan Sulut, Jemmy Lampus, mengatakan, pihaknya langsung turun dan memastikan semua anak yang diduga keracunan dirawat maksimal serta biayanya ditanggung pemerintah.

Ia mengaku tak menyangka kejadian itu bisa menimpa ratusan anak. Menurutnya saat didistribusikan susu yang ada dalam kondisi baik kemasannya dan masa kedaluwarsa nanti 2024.

Pihak berwajib, kata Lampus, sudah menyelidikan kasus ini dan distributor susu sudah diperiksa. Sebelumnya sekira 2500 anak sudah menerima bantuan ini dan tidak terjadi apa-apa.

“Sementara program ini dihentikan dulu. Kita evaluasi dulu,” pungkasnya.***

 

Artikel ini telah dibaca 166 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Mekal Hadiri Pembukaan PORSENIA Milad ke-12 Yayasan Al-Hikmah Mogutat Kotamobagu

28 Februari 2024 - 21:21 WITA

Pimpin Kegiatan Penandatangan Perjanjian Kinerja Pimpinan OPD, Asripan Sampaikan Hal Ini

28 Februari 2024 - 21:02 WITA

Walikota Kotamobagu Buka Kegiatan Pengembangan SDM dan Uji Sertifikasi Profesi Barista

28 Februari 2024 - 20:53 WITA

Hadiri Pelantikan Pengurus Dekranasda Kotamobagu, Ini Arahan Penjabat Walikota

27 Februari 2024 - 15:57 WITA

DPRD Bolsel Gelar Paripurna Dalam Rangka Buka Tutup Masa Sidang 2023-2024

26 Februari 2024 - 16:12 WITA

Tim Resmob Polresta Manado Amankan NB, Terduga Pelaku Penganiayaan Terhadap Anak

25 Februari 2024 - 19:07 WITA

Trending di Berita Daerah