Menu

Mode Gelap
Olimpiade Tokyo 2020: Kandas di Tangan Chen Long, Anthony Sinisuka Ginting Gagal ke Final Pesawat Sriwijaya Air Rute Jakarta-Pontianak Hilang Kontak

Berita Ekonomi · 16 Okt 2020 14:39 WITA ·

Rupiah Ditutup Menguat Jadi 14.690 Imbas Neraca Dagang Surplus


Rupiah Ditutup Menguat Jadi 14.690 Imbas Neraca Dagang Surplus Perbesar

JAKARTA – Nilai tukar atau kurs rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Kamis sore, 15 Oktober 2020, ditutup menguat seiring surplusnya neraca perdagangan September.

Rupiah menguat 28 poin atau 0,19 persen menjadi Rp 14.690 per dolar AS dari sebelumnya Rp 14.718 per dolar AS. “Dari eksternal, pergerakan rupiah hari ini dipengaruhi pernyataan Menteri Keuangan AS Steven Mnuchin yang mengurangi harapan untuk stimulus lebih lanjut sebelum pemilihan presiden 3 November mendatang,” kata Direktur PT TRFX Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi di Jakarta, Kamis, 15 Oktober 2020.

Harapan stimulus mengalami pukulan karena Mnuchin mengatakan akan sulit untuk mencapai kesepakatan pada putaran berikutnya dengan Ketua Parlemen AS Nancy Pelosi sebelum pemilu.

Kemajuan yang terhenti dalam pembicaraan terjadi karena proposal stimulus Gedung Putih senilai US$ 1,8 triliun dianggap tidak mencukupi oleh Pelosi, sementara Senat Partai Republik tidak nyaman dengan ukuran kesepakatan tersebut.

Pasar juga terus mengawasi pembicaraan Brexit, karena tenggat waktu pakta tentang hubungan Uni Eropa dengan Inggris semakin dekat. Pertemuan para pemimpin Uni Eropa pada Kamis, 15 Oktober 2020 dan Jumat, 16 Oktober 2020 akan memberi tahu negosiator Brexit mereka Michel Barnier untuk meningkatkan pembicaraan guna mendapatkan kesepakatan pada 1 Januari 2021.

Tetapi beberapa antusiasme hilang setelah Perdana Menteri Inggris Boris Johnson mengatakan kepada ketua Komisi Eropa Ursula von der Leyen, bahwa dia kecewa karena tidak ada kemajuan lebih dalam dalam perundingan gersebut.

Dari domestik, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat neraca perdagangan RI pada September 2020 mengalami surplus 2,44 miliar dolar AS dengan nilai ekspor 14,01 dan impor US$ 11,57 miliar sehingga Indonesia mengalami surplus untuk kelima kalinya tahun ini sejak Mei 2020.

Rupiah pada pagi hari dibuka menguat di posisi Rp 14.685 per dolar AS. Sepanjang hari, rupiah bergerak di kisaran Rp14.685 per dolar AS hingga Rp 14.718 per dolar AS.

Sementara itu kurs tengah Bank Indonesia pada Kamis menunjukkan, rupiah menguat menjadi Rp 14.760 per dolar AS dibanding hari sebelumnya di posisi Rp 14.780 per dolar AS.(*)

bisnis

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Pemkot Pastikan MinyaKita Dijual Sesuai HET

23 April 2026 - 13:02 WITA

Pemkot Pastikan Ketersediaan dan Harga Elpiji 3 Kilogram di Kotamobagu

13 April 2026 - 13:31 WITA

Pertamina Patra Niaga Sulawesi Imbau Masyarakat Gunakan LPG Secara Bijak dan Efisien

6 April 2026 - 15:15 WITA

Tidak Ada Kenaikan Harga BBM, Pertamina Jamin Pasokan di Sulawesi Aman

2 April 2026 - 11:29 WITA

Pertamina Berangkatkan 125 Pemudik dari Makassar

17 Maret 2026 - 11:37 WITA

Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Bentuk Satgas Energi Ramadan

9 Maret 2026 - 12:09 WITA

Trending di Berita Daerah