Menu

Mode Gelap
Olimpiade Tokyo 2020: Kandas di Tangan Chen Long, Anthony Sinisuka Ginting Gagal ke Final Pesawat Sriwijaya Air Rute Jakarta-Pontianak Hilang Kontak

Berita Hiburan · 1 Nov 2016 01:17 WITA ·

Jangan Tidur Satu Ranjang dengan Anak, Ini Alasannya


Ilustrasi tidur Perbesar

Ilustrasi tidur

Foto : Cosmopolitan.com/ Getty
Foto : Cosmopolitan.com/ Getty

Jakarta – Tidur seranjang dengan anak mungkin adalah hal yang biasa bagi banyak orang. Namun hasil dari sebuah studi terbaru ini dapat membuat banyak ibu berpikir ulang. Studi tersebut memiliki kesimpulan, bahwa kebiasaan tidur tersebut dapat membuat anak rentan mengalami kecemasan dan depresi.

Dilansir dari Cosmopolitan.com, Sabtu (29/10/2016), studi tersebut diluncurkan oleh Journal of Affective Disorders. Dengan melakukan penelitian terhadap 3.583 anak di Brazil, mereka meneliti apakah kebiasaan berbagi tempat tidur dengan ibu dapat membuat mereka mengalami kelainan.

Peneliti kemudian membagi menjadi 4 grup, yaitu anak yang tidak tidur bersama ibu, anak yang tidur bersama ibu saat masih sangat kecil, anak yang tidur bersama ibu di saat tumbuh besar, dan anak yang selalu tidur bersama ibu.

Peneliti mengevaluasi anak-anak tersebut dalam rentang umur antara 3 bulan hingga berumur 6 tahun. Setelah itu, hasilnya dianalisa oleh psikiater anak, apakah anak tersebut memiliki gangguan internal (seperti mudah cemas dan depresi) atau gangguan eksternal (seperti gangguan perilaku).

Setelah dilihat hasilnya, anak yang berbagi tempat tidur dengan ibunya memiliki masalah kesehatan mental yang lebih tinggi daripada anak yang tidur sendiri. Secara singkat dapat dibilang, bahwa anak yang dari kecil dan yang secara konstan tidur bersama ibu dapat berakibat mengalami gangguan internal di umur 6 tahun.

Namun, penelitian ini memiliki kelemahan. Studi ini bekerja dalam jumlah yang kecil dibandingkan keseluruhan jumlah bayi yang ada di seluruh dunia. Selain itu, studi ini memiliki keterbatasan, seperti alasan seorang ibu menempatkan bayinya tidur bersama.

“Beberapa ibu dapat memilih untuk tidur bersama anak, namun ada juga ibu yang tidur bersama anak karena tidak memiliki ruang rumah yang besar untuk tidur terpisah” tulis peneliti. Tak hanya itu, keluarga yang memiliki situasi ekonomi yang rendah juga dapat menimbulkan sifat cemas dan depresi pada seorang anak. Karena itu, berbagi tempat tidur bukan satu-satunya penyebab masalah emosional anak.

The American Academy of Pediatrics menyarankan agar orangtua berbagi kamar dengan bayi hingga mereka berumur 6 bulan atau 1 tahun. Hal ini bertujuan untuk melindungi anak dari Sindroma Kematian Bayi Mendadak. (lp6/alk)

sumber : liputan6.com

Artikel ini telah dibaca 2 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Diduga Difoto Tanpa Busana, Peserta Miss Universe Indonesia 2023 Lapor Polisi

8 Agustus 2023 - 14:13 WITA

Jadi Biang Dehidrasi, Hindari Konsumsi Jenis Makanan Ini Saat Cuaca Panas

29 April 2023 - 08:59 WITA

Rasa Asin di Gigi Bisa Membatalkan Puasa? Buya Yahya Jelaskan Hal Ini Menurut Hukum Islam

1 April 2023 - 10:47 WITA

Apakah Sah Wudhu dalam Keadaan Tanpa Busana di Kamar Mandi? Buya Yahya Beri Penjelasan Begini

1 April 2023 - 10:40 WITA

Apakah Sah Pasangan Suami Istri Mandi Junub di Hotel? Ternyata Ini Penjelasan Gus Baha

30 Maret 2023 - 10:01 WITA

Konsumsi 5 Jenis Makanan Ini Saat Sahur! Jalani Ibadah Puasa Penuh Energi

29 Maret 2023 - 08:48 WITA

Trending di Berita Daerah