Menu

Mode Gelap
Olimpiade Tokyo 2020: Kandas di Tangan Chen Long, Anthony Sinisuka Ginting Gagal ke Final Pesawat Sriwijaya Air Rute Jakarta-Pontianak Hilang Kontak

Berita Kotamobagu · 7 Okt 2020 20:13 WITA ·

Meski Sudah Ditemui Ketua dan Wakil Ketua DPRD Kotamobagu, Aksi Mahasiswa Ricuh Lagi. Lihat Videonya!


Meski Sudah Ditemui Ketua dan Wakil Ketua DPRD Kotamobagu, Aksi Mahasiswa Ricuh Lagi. Lihat Videonya! Perbesar

KOTAMOBAGU- Aksi puluhan mahasiswa menggelar demo penolakan Omnibus Law UU Cipta Kerja di kantor DPRD Kotamobagu, Rabu (7/10/2020), berlangsung hingga sore hari.

Sebelumnya para mahasiswa terlibat aksi kericuhan di dalam kantor DPRD sekitar pukul 14.00 Wita.

Sejumlah fasilitas seperti kaca pintu kantor DPRD, pot bunga, meja, hingga microphone dirusak mahasiswa.

Mahasiswa kecewa karena keinginan mereka agar ditemui 25 anggota DPRD tidak terpenuhi. Hanya beberapa anggota DPRD yang ada di kantor, termasuk Ketua DPRD Meiddy Makalalag dan Wakil Ketua Syarifuddin Mokodongan.

Polisi dari Polres Kotamobagu dipimpin langsung Kapolres AKBP Prasetya Sejati dibantu TNI dan Satpol PP mengeluarkan secara paksa mahasiswa dari ruang paripurna DPRD yang mereka duduki.

Baca Juga: Video: Ricuh Demo Mahasiwa di Kotamobagu Tolak UU Ciptaker

Beberapa mahasiswa bahkan sempat dibawa ke Mapolres karena dianggap biang kericuhan hingga pengrusakan fasilitas di kantor DPRD.

Ekira pukul 15.30 Wita, mahasiswa melanjutkan aksi mereka di jalan Paloko Kinalang depan kantor DPRD.

Ketua DPRD Meiddy Makalalag dan Wakil Ketua Syarifuddin Mokodongan, serta anggota DPRD Begie Ch Gobel dan Jusran Mokolanud kembali menemui para mahasiswa. Kapolres AKBP Prasetya Sejati juga mendampingi.

Mereka berdialog dengan mahasiswa dan meminta aspirasi disampaikan dengan baik dan akan ditindaklanjuti DPRD Kotamobagu.

Namun mahasiswa tetap menolak. Mereka ingin ditemui 25 anggota DPRD.

Tak lama di situ, sekira pukul 16.15 Wita, kepolisian meminta mahasiswa membubarkan diri karena sudah menjelang malam dan demo tersebut tidak diberikan izin oleh kepolisian.

Mahasiswa tidak terima dan kericuhan kembali terjadi karena mahasiswa menolak dibubarkan.

Sekira pukul 17.00 Wita, mahasiswa berhasil dibubarkan paksa oleh kepolisian, Satpol PP dan TNI.

Namun dari orasi mereka, mahasiswa berjanji akan melakukan aksi lagi dengan massa yang lebih banyak lagi. (bto)

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Pemkot Kotamobagu Dukung Pengembangan Kopi Street Katege Moon

30 April 2026 - 14:15 WITA

Ketua TP PKK Kotamobagu Kenakan Kain Lukis Khas Sulut pada Peringatan Hari Kartini

30 April 2026 - 14:12 WITA

Asisten III Pemkot Kotamobagu Buka Turnamen Sepak Bola Matali Cup V 2026

29 April 2026 - 14:06 WITA

Wakil Ketua Tim Pembina Posyandu Kotamobagu Pantau Pelayanan di Desa Kobo Kecil

29 April 2026 - 14:04 WITA

Wali Kota Kotamobagu Terima Kunjungan BPOM Bahas Pembentukan Kantor Operasional

29 April 2026 - 14:01 WITA

Pemkot Kotamobagu Gelar Upacara Hari Kartini dan Hari Otda 2026

29 April 2026 - 13:58 WITA

Trending di Berita Daerah