Menu

Mode Gelap
Olimpiade Tokyo 2020: Kandas di Tangan Chen Long, Anthony Sinisuka Ginting Gagal ke Final Pesawat Sriwijaya Air Rute Jakarta-Pontianak Hilang Kontak

Berita Bolmong · 7 Okt 2020 12:20 WITA ·

Mokoginta: Dalam Budaya, Tidak Ada Kewajiban Mongondow Pilih Mongondow


Mokoginta: Dalam Budaya, Tidak Ada Kewajiban Mongondow Pilih Mongondow Perbesar

BOLMONG– Politik identitas pada Pilgub Sulut 2020 ini makin gencar dimainkan. Terutama di wilayah Bolaang Mongondow Raya (BMR).

Isu agama, etnis, dan budaya dimainkan demi mendongkrak elektabilitas dan menggaet suara pemilih.

Direktur Lembaga Warisan Budaya Bolaang Mongondow Raya Chairun Mokoginta mengatakan, dalam budaya Mongondow tidak ada kewajiban memilih pemimpin dari etnis yang sama.

Tetapi masyarakat Mongondow memilih pemimpin itu didasarkan pada empat kriteria yang ketat. Pertama, Moko Dotol atau patriotisme.

“Artinya pemimpin harus mampu menjaga wilayah, memberi rasa aman dan nyaman kepada rakyat,” katanya, Rabu (7/10/2020).

Kedua adalah Moko Rakup atau mengayomi seluruh anggota masyarakat. Ini berkaitan demgan masalah ekonomi.

Ketiga adalah Mokodia atau amanah. Artinya pemimpin harus konsisten.

“Terakhir Moko Anga’ yang berarti baik dari sikap dan perilaku. Moko Anga’ dahulunya jadi kriteria pengkaderan Bogani,” ungkap Mokoginta yang sudah meneliti sejarah, budaya dan adat Mongondow sejak 1970 ini.

Mantan Anggota DPRD Bolmong periode 2009- 2014 ini menjelaskan, empat kriteria itu sejalan dengan tiga karakter orang Mongondow yang mencerminkan sikap demokratis.

Lanjut Mokoginta, sejak lama dia meneliti, tidak menemukan referensi bahwa orang Mongondow harus memilih orang Mongondow dalam pemilihan pemimpin.

“Kalau ada yang berikan referensi perlu dipertanyakan dari mana itu berasal,” pungkasnya. (len)

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Sulut Diguncang Gempa 7,6 SR Potensi Tsunami, Gubernur YSK Imbau Warga Tetap Tenang

2 April 2026 - 09:11 WITA

Pemkab Bolmong Top! THR TPG 2025 Cair, Perhatian Yusra-Don untuk Guru Diapresiasi

5 Februari 2026 - 08:32 WITA

Cak Imin Lantik Yusra Alhabsyi Sebagai Ketua DPW PKB Sulut

4 Februari 2026 - 13:22 WITA

Tinggal Tunggu Pergub, Dikda Sulut Jamin TPG 13 dan THR TPG 2025 Segera Dibayarkan ke Guru

28 Januari 2026 - 14:11 WITA

Guru SMA, SMK dan SLB di Sulut Belum Terima TPG 13 dan THR TPG 2025, Apa Penyebabnya?

28 Januari 2026 - 13:22 WITA

Tak Penuhi Jam Mengajar, Banyak Guru SMA/SMK Sulut Gagal Terima TPG di 2025, Harap Pemprov Cari Solusi di 2026

5 Januari 2026 - 13:57 WITA

Trending di Berita Daerah