Menu

Mode Gelap
Olimpiade Tokyo 2020: Kandas di Tangan Chen Long, Anthony Sinisuka Ginting Gagal ke Final Pesawat Sriwijaya Air Rute Jakarta-Pontianak Hilang Kontak

Berita Nasional · 13 Jun 2017 13:04 WITA ·

Nilai Ekonomi Stabil, ADM: Dukung dan Awasi Kinerja Pemerintah


Aditya Anugrah Moha Perbesar

Aditya Anugrah Moha

Aditya Didi Moha

KOTAMOBAGU– Pimpinan kelompok fraksi/poksi Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia (RI), menggelar rapat khusus lanjutan agenda penting soal kerakyatan, kebangsaan dan kenegaraan, dengan pembahasan serta indikator: Asumsi Dasar Ekonomi Makro dan Proyeksi 2018, Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Negara Perubahan (APBNP) 2017 dan Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) 2018, Selasa (13/6).

Anggota Komisi XI DPR RI, dapil Sulut, Aditya Didi Moha (ADM) mengatakan, pada rapat tersebut, 8 poin penting mengenai nilai ekonomi dan pembangunan, berhasil dibahas yang akan menjadi target pemerintah kedepan.

“Indeks pembangunan manusia yang semakin tinggi dan merata, menjadikan Bangsa yang unggul melalui sumber daya manusia (SDM) yang kompetitif, siap bersaing, terampil, skill yang baik, serta memiliki karakter ke-Indonesiaan yang teruji,” ujar ADM

Ia menjelaskan, tingkat pengangguran yang semakin menurun dengan memperluas serta membuka lapangan kerja yang semakin banyak dan memadai, serta tingkat kemiskinan menurun, tidak lepas dari peran masyarakat.

“Mari kita tetap memberi support dan sekaligus mengawasi kinerja pemerintah secara berjenjang. Agar capaian pembangunan dan target ekonomi kita semakin stabil, tercapai serta bisa terealisasi dgn baik, agar mampu melahirkan manusia yg mumpuni, tingkat kesenjangan/gini rasio yang tidak terlalu lebar, sehingga tidak menciptakan jurang besar antara si kaya dan si miskin,” jelasnya.

ADM berharap, tugas dan tanggungjawab yang diberikan oleh masyarakat bagi pemerintah, khususnya Komisi XI DPR RI, bisa terealaisasi dengan baik.

“Semoga asumsi makro yang kami tetapkan, akan membawa dampak sosial kemasyarakatan , pembangunan, serta menjaga stabilitas ekonomi dan capaian target pemerintah yang lebih baik,” ujarnya. (Rez)

 

Berikut rancangan kesimpulan/keputusan, Komisi XI DPR RI, Pemerintah dan Bank Indonesia, menyepakati besaran asumsi makro ekonomi dan target pembangunan dalam pembicaraan pendahuluan RAPBN Tahun 2018.

Baca Juga  Gempa Magnitudo 6,3 Guncang Gorontalo Terasa Sampai Kotamobagu Sulawesi Utara, Ini Kata BMKG

 

Indikator Ekonomi Makro

1. Pertumbuhan Ekonomi (% yoy)

Besaran 5,2 – 5,6

2 Inflasi (% yoy)

Besaran 2,5 – 4,5

3. Nilai tukar rupiah

Besaran 13.300 – 13.400

4. Suku Bunga SPN 3 Bulan (% yoy)

Besaran 4,8 – 5,6

 

Target Pambangunan

1. Tingkat Pengangguran (%)

Besaran 5,0 – 5,3

2. Tingkat Kemiskinan (%)

Besaran 9,5 – 10

3. Gini Ratio (Indeks)

Besaran 0,38

4. IPM (Indeks)

Besaran 71,5

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 2 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Pertamina Patra Niaga Sulawesi Imbau Masyarakat Gunakan LPG Secara Bijak dan Efisien

6 April 2026 - 15:15 WITA

Kemnaker Buka Lagi Pembinaan K3 Gratis untuk 2.100 Peserta, Lihat Jadwal dan Syarat di Sini!

6 April 2026 - 10:57 WITA

Tidak Ada Kenaikan Harga BBM, Pertamina Jamin Pasokan di Sulawesi Aman

2 April 2026 - 11:29 WITA

Pertamina Berangkatkan 125 Pemudik dari Makassar

17 Maret 2026 - 11:37 WITA

Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Bentuk Satgas Energi Ramadan

9 Maret 2026 - 12:09 WITA

Pemerintah Percepat Penyaluran THR ASN, Ini Jadwalnya!

23 Februari 2026 - 12:05 WITA

Trending di Berita Ekonomi